Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

WAMI Guyur Distribusi Royalti kepada Pencipta Lagu Senilai Rp 29 M Periode 1 Tahun

Ika Nur Jannah • Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:15 WIB

Wami Berikan Distribusi Royalti untuk 1 tahun senilai Rp 29 M
Wami Berikan Distribusi Royalti untuk 1 tahun senilai Rp 29 M

RADARTUBAN - Wahana Musik Indonesia (WAMI) resmi menyalurkan royalti senilai Rp 29 miliar kepada para pencipta lagu dan pemegang hak cipta yang terdaftar sebagai anggota.

Distribusi ini merupakan bagian dari Periode I Tahun 2026, mencakup penggunaan karya musik sepanjang Agustus hingga Desember 2025.

Penyaluran Mengacu pada Regulasi Terbaru

Penyaluran dilakukan sesuai Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 27 Tahun 2025, di mana Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) bertugas mengelola lisensi utama sebelum dana dialokasikan ke LMK seperti WAMI.

Baca Juga: Kecewa Dengan Pembagian Royalti, Tompi Keluar dari WAMI dan Bebaskan Siapapun Menyanyikan Lagunya

Meski mengalami penurunan signifikan dari Rp 94 miliar pada periode serupa tahun lalu, WAMI menjamin proses ini transparan berdasarkan laporan penggunaan karya, pembayaran yang diterima, dan data tervalidasi.

Komitmen Lindungi Hak Kekayaan Intelektual

Direktur Utama WAMI menegaskan komitmen menjaga akuntabilitas untuk melindungi hak kekayaan intelektual lebih dari 6.000 anggota.

Distribusi kali ini menunjukkan adaptasi terhadap perubahan regulasi, meskipun jumlahnya lebih rendah akibat mekanisme verifikasi LMKN.

Pengumpulan Royalti Konser Meningkat

Langkah ini menjadi sorotan di tengah dinamika royalti musik Indonesia, termasuk peningkatan pengumpulan dari konser yang melonjak dari Rp 2 miliar menjadi Rp 16 miliar sejak 2023.

WAMI terus mendorong kepatuhan promotor demi kesejahteraan pencipta lagu.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#royalti #WAMI #hak cipta #pencipta lagu #wahana musik indonesia