Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Men’s Volleyball Champions League 2026 Digelar di Pontianak, Erick Thohir Optimistis Dorong Sport Tourism

Bihan Mokodompit • Selasa, 17 Maret 2026 | 10:35 WIB

Ilustrasi pertandingan voli
Ilustrasi pertandingan voli

RADARTUBAN - Turnamen Internasional Dorong Sport Tourism di Pontianak
Sport tourism di Pontianak mulai mendapat perhatian setelah rencana penyelenggaraan Men’s Volleyball Champions League 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13–17 Mei mendatang.

Turnamen voli Asia tersebut dinilai menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Pontianak sebagai salah satu destinasi baru dalam pengembangan sport tourism di Pontianak.

Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Men’s Volleyball Champions League 2026 yang akan digelar di kota tersebut.

Dukungan itu disampaikan dalam acara drawing dan konferensi pers Men’s Volleyball Champions League 2026 yang berlangsung di Jakarta.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menyampaikan apresiasi terhadap pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen voli Asia tersebut.

“Semoga pada tahun ini kita bisa meraih hasil terbaik ya. Saya juga mengapresiasi Jakarta Bhayangkara Presisi yang selalu berkomitmen dalam mengembangkan olahraga voli di seluruh negeri,” ujar Erick Thohir.

“Saya mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh tim. Semoga pertandingan yang dihadirkan dapat menarik perhatian dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap olahraga voli,” tambahnya.

Potensi Ekonomi Lokal dari Event Olahraga

Penyelenggaraan Men’s Volleyball Champions League 2026 tidak hanya berdampak pada perkembangan olahraga, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi lokal di Pontianak.

Kehadiran tim, ofisial, dan penonton dari berbagai negara diperkirakan akan meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, transportasi, hingga kuliner di daerah tersebut.

Momentum ini sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk mendapatkan manfaat dari geliat ekonomi lokal selama berlangsungnya turnamen voli Asia.

Pengembangan sport tourism di Pontianak juga dinilai mampu memperluas daya tarik daerah tersebut sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai agenda olahraga internasional di masa mendatang.

Erick Thohir menilai ajang olahraga berskala internasional memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi suatu negara.

“Melalui ajang olahraga seperti Men’s Volleyball Champions League ini, kita dapat mendorong penyelenggaraan event berkelas internasional yang akhirnya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa industri olahraga dan sport tourism di Pontianak maupun daerah lain memiliki potensi ekonomi yang besar jika dikelola secara serius.

“Perlu diketahui bahwa Amerika Serikat menguasai sekitar 40 persen industri olahraga dan sport tourism. Ini menunjukkan bahwa sektor ini memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak pemerintah, sektor swasta, masyarakat, dan komunitas untuk berkolaborasi. Saya optimistis sektor ini akan memberikan dampak positif bagi lajunya perekonomian kita,” tutupnya.

Baca Juga: Indonesia Kuasai Klasemen Sementara Voli Asian Youth Games 2025, Tim Putra dan Putri Sama-Sama di Puncak Grup

Ajang Pembuktian Indonesia Tuan Rumah Event Dunia

Presiden Asian Volleyball Confederation (AVC), Ramon Suzara, juga menyampaikan optimisme terhadap penyelenggaraan turnamen voli Asia di Indonesia.

Ia menilai Men’s Volleyball Champions League 2026 dapat menjadi bukti kesiapan Indonesia dalam menggelar kompetisi olahraga kelas dunia.

“Saya yakin perhelatan kali ini bisa menjadi bukti kesiapan Indonesia dalam menghadirkan event olahraga kelas dunia, dan semoga Indonesia pun bisa menjadi juara,” kata Ramon Suzara.

Dengan digelarnya Men’s Volleyball Champions League 2026, pengembangan sport tourism di Pontianak diharapkan semakin berkembang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kegiatan olahraga internasional.

Turnamen voli Asia tersebut juga membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga di kawasan Asia. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#pontianak #Men s Volleyball Champions League 2026 #sport tourism #Erick Thohir #turnamen internasional