RADARTUBAN – Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada Kamis (19/3/2026), Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli menyalurkan 2.000 paket sembako bagi umat Hindu di Bali.
Bantuan tersebut disalurkan ke dua wilayah, yakni Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, serta Desa Sarimekar, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng.
Setiap paket sembako berisi 10 kilogram beras, minyak goreng, gula pasir, serta kebutuhan pokok lainnya. Penyaluran dilakukan langsung di Balai Desa Angseri dan Balai Banjar Desa Sarimekar.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
Baca Juga: Bonus Rp 365 Miliar Cair, Atlet ASEAN Para Games 2026 Terima Langsung dari Negara via BRI
“Penyaluran bantuan sembako ini merupakan bagian dari komitmen BRI untuk terus menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi di Hari Raya Nyepi,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang perayaan Nyepi.
Lebih lanjut, Dhanny menegaskan bahwa BRI sebagai bagian dari Danantara memiliki peran dalam mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Melalui berbagai program CSR, BRI berupaya memberikan dampak positif, terutama bagi masyarakat di daerah.
Kepala Desa Angseri, Nyoman Warnata, mengapresiasi bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini sangat membantu warga, terutama saat kebutuhan rumah tangga meningkat menjelang hari raya.
“Kami masyarakat Desa Angseri merasa sangat terbantu. Semoga sinergi ini terus terjalin antara warga dan BRI,” ungkapnya.
Hal serupa juga dirasakan warga Desa Sarimekar. Bantuan dari BRI Peduli dinilai tidak hanya meringankan secara materi, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Sebagai informasi, Desa Angseri merupakan salah satu Desa BRILian 2023 yang meraih penghargaan sebagai desa dengan tata kelola terbaik. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan desa dalam mengelola sumber daya air secara optimal untuk kesejahteraan warga.
Program Desa BRILiaN sendiri merupakan inisiatif BRI dalam pemberdayaan desa, dengan fokus pada peningkatan kapasitas, tata kelola, serta pengembangan potensi ekonomi lokal.
Melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan, BRI terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat nilai gotong royong di tengah keberagaman Indonesia. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama