Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Rabu Hemat Energi: ASN Jatim Wajib WFH, Target Pangkas 100 Ribu Liter BBM!

Nadia Nur Riyadotul Aicha • Selasa, 31 Maret 2026 | 18:16 WIB
Ilustrasi pekerja ASN. (Pinterest.com)
Ilustrasi pekerja ASN. (Pinterest.com)

RADARTUBAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur resmi memberlakukan kebijakan "Rabu Hemat Energi". Mulai kini, para Aparatur Sipil Negara (ASN) diwajibkan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) setiap hari Rabu.

Langkah ini diambil sebagai strategi jitu menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah situasi energi global yang memanas.

​Berdasarkan kajian Pemprov Jatim, kebijakan satu hari WFH dalam sepekan ini diproyeksikan mampu menghemat penggunaan BBM hingga lebih dari 100.000 liter. Meski begitu, masyarakat diminta tidak khawatir soal urusan administrasi.

Layanan Publik Tetap Gas Pol

​Sektor pelayanan masyarakat yang sifatnya tatap muka dipastikan tidak ikut WFH. Salah satunya di Samsat Manyar, Surabaya Timur, yang tetap buka 100 persen. Petugas di lapangan berkomitmen pelayanan tidak boleh kendor.

​"Karakteristik layanan di Samsat itu harus berhubungan langsung dengan masyarakat. Kami pastikan masyarakat menerima layanan maksimal karena prioritas kami adalah pelayanan prima," tegas salah satu petugas Samsat.

Baca Juga: WFH ASN Dinas Pendidikan Jatim Berlaku Terbatas, Disiplin Kinerja Jadi Taruhan Utama Aparatur

​Jadi Momentum Perbaikan Transportasi Umum

​Kebijakan ini memicu beragam reaksi. Sebagian warga khawatir efektivitas kerja ASN menurun jika dilakukan dari rumah. Namun, Sosiolog Universitas Negeri Malang, Nora Thing Ayuda, menilai ini adalah momen yang pas bagi pemerintah untuk membenahi transportasi publik.

​Menurutnya, penghematan energi akan lebih terasa jika ASN didorong beralih ke angkutan umum daripada sekadar bekerja dari rumah.

​"Ini momentum tepat bagi Pemprov Jatim untuk merevitalisasi transportasi publik. Selain hemat energi, kualitas udara akan lebih bagus dan kemacetan bisa berkurang," ujar Nora.

​Kini, tantangan besar ada di pundak para abdi negara untuk tetap produktif meski tidak ngantor, sehingga misi hemat energi selaras dengan kepuasan masyarakat. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#pemprov #bbm #Rabu #wfh #ASN