RADARTUBAN - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menegaskan Jepang sebagai prioritas utama penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) karena permintaan tenaga kerja dari negara-negara tersebut terus meningkat setiap tahun.
Jepang Fokus Utama PMI
Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, menyatakan hal usai itu terjadi pelepasan 200 PMI di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Jumat (3/4).
Ia menekankan akan menjadikan Jepang sebagai salah satu prioritas.
Menurut Cak Imin, peluang kerja di Jepang semakin meluas, terutama bagi lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang telah menjalani pelatihan.
Para PMI ini siap memberikan kontribusi langsung di sektor manufaktur, industri, permesinan, hingga perkeretaapian.
Pelepasan 200 PMI ke Jepang
Dalam kesempatan tersebut, 200 PMI diberangkatkan ke Jepang dengan kontrak kerja hingga lima tahun.
Pemerintah memperluas peluang melalui kerjasama pemerintah ke pemerintah (G to G) dan sektor swasta.
Cak Imin menekankan bahwa program ini tidak hanya menyediakan nafkah, tetapi juga meningkatkan keterampilan tenaga kerja Indonesia di tingkat global.
Ia menambahkan Peluangnya semakin bertambah, jumlahnya semakin meluas, dan kebutuhan Jepang juga semakin tinggi. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni