RADARTUBAN - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 peserta dari seluruh Indonesia.
Pendaftaran diselenggarakan mulai Senin (6/4) hingga Minggu (12/4) melalui situs resmi Kemnaker.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan, inisiatif ini bertujuan memperluas akses pekerja dan terhadap masyarakat kompetensi K3 yang semakin dibutuhkan di dunia industri.
Baca Juga: Kesehatan Mental Jadi Kunci Produktivitas, PRPP Tutup Bulan K3 Nasional 2026 dengan Seminar
Ia mengatakan Melalui program ini, pemerintah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada pekerja dan masyarakat untuk menjadi Ahli K3 yang kompeten, sehingga mampu berkontribusi menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Program gratis ini ditujukan bagi peserta minimal lulusan D3 dari berbagai bidang. Peserta diwajibkan menyiapkan ponsel untuk absensi dan perangkat komputer/laptop/PC guna mengikuti rangkaian pelatihan.
Pembinaan dan sertifikasi sendiri berlangsung dari (14/4) hingga (13/5), dengan ujian di lokasi yang ditentukan panitia. Kemnaker mengimbau pekerja yang memenuhi syarat segera mendaftar lewat bit.ly/K3RATISBATCH2 untuk mengamankan kuota.
Langkah ini menyusul kesuksesan Batch 1, seiring meningkatnya kebutuhan perusahaan akan tenaga ahli K3 di tengah risiko kecelakaan kerja dan persyaratan regulasi ketat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni