Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pertamina Patra Niaga Kembali Salurkan Extra Dropping, Dorong Percepatan Pemenuhan Kebutuhan LPG 3 Kg di Tuban

Yudha Satria Aditama • Kamis, 9 April 2026 | 13:45 WIB
Pertamina tambah pasokan LPG 3 kg di Tuban melalui extra dropping untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Pertamina tambah pasokan LPG 3 kg di Tuban melalui extra dropping untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

RADARTUBAN - Pertamina Patra Niaga terus jalankan komitmen perusahaan dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan energi masyarakat, salah satunya LPG.

Dalam praktik yang berjalan, Pertamina masif melaksanakan monitoring dan evaluasi penyaluran secara berkala, baik yang dilaksanakan secara internal maupun eksternal dengan melibatkan stakeholder terkait. Hal ini dilaksanakan upaya memastikan stok mencukupi dan LPG digunakan sesuai peruntukannya.

Senin (6/4), beredar informasi masyarakat Kabupaten Tuban masih kesulitan mendapatkan LPG 3 kg. Menyikapi keluhan ini, Pertamina Patra Niaga kembali laksanakan penyaluran tambahan (extra dropping) setelah sebelumnya sudah dilaksanakan pekan lalu pada libur panjang perayaan Paskah. 

Pertamina Patra Niaga, sebagaimana disampaikan melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan, sebelumnya telah dilaksanakan rapat koordinasi bersama Komisi III DPRD Tuban dan pemerintah daerah setempat terkait isu pasokan dan distribusi LPG 3 kg yang mana sampai saat ini masih terjadi lonjakan konsumsi.

"Konsumsi masih tinggi, sehingga stok di pangkalan lebih cepat habis. Namun, pantauan di pangkalan, stok masih tersedia. Extra dropping yang dilaksanakan kali ini sudah dimulai sejak kemarin (7/4) dan akan dilaksanakan sampai tiga hari kedepan dengan alokasi harian sebanyak 2.800 tabung. Jadi total yang akan disalurkan selama tiga hari ini mencapai 8.400 tabung," terang Ahad.  

Selanjutnya Ahad menyampaikan, sebagai mitigasi masih terjadinya lonjakan permintaan, Pertamina telah meminta agen agar dapat melaksanakan prioritas pengiriman kepada pangkalan dengan indikasi serapan tertinggi. Kemudian di level pangkalan untuk dapat memprioritaskan penjualan kepada konsumen langsung dengan harga sesuai HET. 

"Dalam rapat koordinasi bersama DPRD Tuban beberapa waktu lalu, telah ditegaskan kembali sebagaimana instruksi Ketua Komisi III DPRD Tuban terkait larangan penggunaan LPG bersubsidi 3 kg bagi usaha non rumah tangga dan sektor Horeka, laundry, dan sejenisnya serta penegasan harga sesuai HET berikut pelaksanaan sidak lapangan. Kepada masyarakat, tak henti-hentinya kami imbau untuk melakukan pembelian di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapatkan LPG sesuai HET Rp18 ribu dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai," tutup Ahad. 

Masyarakat dapat mengakses titik terdekat lokasi pangkalan pada website https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg. 

Pertamina telah menegaskan kembali ke seluruh agen dan pangkalan terkait penyaluran harus tepat sasaran dan senantiasa mengecek secara disiplin terkait penjualan akhir ke konsumen. Ketika ada salah satu ketentuan yang tidak dipatuhi oleh pihak agen/pangkalan resmi Pertamina, maka akan diberikan sanksi berupa stop alokasi sampai dengan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU). Pertamina juga mendukung penuh penegak hukum terkait kemungkinan-kemungkinan indikasi di lapangan yang berada di luar kewenangan Pertamina. 

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Extra dropping #pertamina #LPG 3kg