RADARTUBAN – Insiden mendebarkan terjadi di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (9/4) petang. Sebelas orang dilaporkan terjebak di dalam lift stasiun akibat aliran listrik padam. Kejadian ini sempat memicu kepanikan di area stasiun sebelum petugas berhasil melakukan evakuasi.
Pintu Diganjal, Kipas Angin Dinyalakan
Kondisi mencekam bermula saat pasokan listrik di sejumlah wilayah Jakarta terputus secara tiba-tiba. Di Stasiun MRT Lebak Bulus, lift yang tengah beroperasi mendadak berhenti di tengah jalan.
Menyadari adanya penumpang yang terjebak, pihak pengelola MRT segera bergerak cepat menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).
Baca Juga: Gibran Tinjau Proyek MRT Fase Dua di Hari Pertamanya Sebagai Wakil Presiden RI
Sembari menunggu tim penyelamat tiba, petugas stasiun melakukan langkah darurat untuk memastikan sirkulasi udara di dalam lift tetap terjaga.
"Petugas MRT mengganjal pintu lift dan menghidupkan kipas angin agar korban terjebak tidak kepanasan," kutip narasi dalam laporan tersebut .
Evakuasi Berlangsung Dramatis
Tak lama kemudian, satu tim rescue dari Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan bersama Satgas Pejaten Timur tiba di lokasi. Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan namun terkendali.
Setidaknya butuh waktu sekitar 20 menit bagi petugas untuk mengeluarkan seluruh penumpang yang terjebak.
"Mengevakuasi 10 orang yang terjebak dalam waktu sekitar 20 menit," jelas laporan tersebut mengenai durasi penyelamatan . Beruntung, seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa luka serius.
Dipicu Gangguan Gardu Induk
Pemadaman listrik ini tidak hanya berdampak pada fasilitas transportasi publik, tetapi juga melumpuhkan aktivitas di permukiman warga hingga pusat perbelanjaan. Media sosial sempat diramaikan dengan unggahan warga yang memperlihatkan kondisi Jakarta yang gelap gulita.
Pihak PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengonfirmasi bahwa insiden ini disebabkan oleh adanya kendala teknis pada sistem kelistrikan.
Senior Manajer Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, menyatakan bahwa pemadaman dipicu oleh gangguan suplai listrik yang bersumber dari beberapa gardu induk .
Hingga Kamis malam, PLN memastikan gangguan tersebut telah tertangani dan aliran listrik ke wilayah terdampak, termasuk fasilitas umum, sudah kembali normal . (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni