RADARTUBAN - Seorang sopir bajaj di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, mengaku menjadi korban pemalakan preman yang menuntut uang setoran harian hingga Rp 100 ribu.
Jika menolak, ancaman berupa teriakan "maling" dan pemukulan kendaraan langsung mengintai.
Insiden ini terekam dalam video berdurasi 48 detik yang viral di media sosial pada Jumat (10/4), diunggah akun Instagram @jakartaterkini dan TikTok @itsmeauntr.
Dalam rekaman, dua pria bergantian mendekati bajaj sambil meminta uang meski korban sudah menyerahkan sebelumnya.
Baca Juga: Wanita Mengaku Dipalak Tarif Parkir Rp 60 Ribu di Pasar Tanah Abang, Dishub Jakarta Tanggapi Tegas
Sopir bajaj itu mengeluh pada penumpangnya, Diteriaki maling, lihat kaca pecah (bajaj), ditonjok. Ia menunjuk kaca depan retak akibat pukulan preman, dan bukan ia tak berani melawan tapi ia juga mencari nafkah sama tempat lokasi.
Kapolsek Tanah Abang, Kompol Raga, menyatakan sedang mendalami laporan tersebut untuk menindak tegas pelaku.
Kasus ini menambah daftar di Tanah Abang, menyusul kejadian serupa pada penjual bakso sehari sebelumnya. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama