RADARTUBAN - Kegiatan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Pondok Pesantren Sunan Bejagung, Kecamatan Semanding, Tuban resmi dimulai kemarin (11/4).
Rapat resmi PWNU Jawa Timur itu dihadiri Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se Jawa Timur.
Kehadiran pengurus NU dari kabupaten/kota sr-Jatim itu mulai terlihat sejak Jumat (10/4). Rombongan langsung menuju lokasi ponpes yang diasuh KH. Abdul Matin Djawahir tersebut.
Selain membahas materi ihwal keberadaan Aswaja Center sebagai benteng akidah dalam “perang ideologi”, modul pendidikan yang mengajarkan nilai-nilai Aswaja dan program pendidikan unggulan, pengembangan jaringan kader kesehatan untuk dakwah, serta optimalisasi wakaf aset dan wakaf uang.
Baca Juga: Viral Peresmian Masjid Daruh Falah Dimeriahkan Biduan Seksi, Begini Tanggapan PCNU Temanggung
Hadir dalam Muskerwil bertajuk: Meningkatkan Khidmat, Membimbing Umat dan Membina Peradaban Maslahat Menju NU di Abad Kedua tersebut, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Rais Syuriah PBNU Dr. KH. Muhammad Nuh, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz beserta jajaran pengurus, serta stakeholder.
Agenda Muskerwil PWNU di Bumi Wali ini akam berlangsung hingga hari ini (12/4). Selain membahas sejumlah materi di atas, Muskerwil kali ini juga memusyawarahkan beberapa usulan materi Muktamar ke-35 NU yang akan dilaksanakan tahun ini. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama