Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Stok Berlimpah! Indonesia Siap Unjuk Gigi Ekspor 200 Ribu Ton Beras ke Malaysia

M Robit Bilhaq • Selasa, 14 April 2026 | 10:24 WIB
Indonesia Siap Ekspor 200 Ribu Ton Beras ke Malaysia. (Jawapos.com)
Indonesia Siap Ekspor 200 Ribu Ton Beras ke Malaysia. (Jawapos.com)

RADARTUBAN - Ahmad Rizal Ramdhani selaku Direktur Utama Perum Bulog memaparkan adanya potensi bagi Indonesia untuk melakukan pengiriman beras ke Malaysia dengan jumlah mencapai dua ratus ribu ton.

Meski demikian, beliau menjelaskan bahwa agenda besar tersebut hingga saat ini masih berada dalam proses negosiasi awal dan pengkajian lebih mendalam.

Pihak manajemen Bulog telah mengutus perwakilannya ke negeri jiran tersebut untuk menindaklanjuti permintaan impor yang diajukan oleh pihak Malaysia dalam skala yang cukup signifikan.

Baca Juga: Bulog Gandeng TNI-Polri Kejar Targetkan Serapan Gabah 4 Juta Ton

Rizal memandang besarnya angka permintaan tersebut sebagai sebuah kesempatan yang sangat berharga bagi Indonesia untuk mulai merambah pangsa pasar di negara tetangga.

Beliau menaruh harapan besar agar proses penjajakan ini membuahkan hasil positif sehingga ekspor beras dapat menjadi langkah strategis bagi penguatan ekonomi nasional.

Jika rencana ini terealisasi, ekspor tersebut akan dilakukan dengan memanfaatkan kondisi ketersediaan cadangan beras di dalam negeri yang saat ini dinilai sangat mumpuni.

Terkait kekhawatiran masyarakat, pimpinan Bulog tersebut memberikan jaminan bahwa rencana pengiriman ke luar negeri tidak akan mengganggu ketersediaan stok untuk kebutuhan domestik.

Kebijakan ini diambil dengan tetap berpedoman pada instruksi Presiden Prabowo Subianto yang sangat menekankan pentingnya menjaga keseimbangan pasokan serta stabilitas harga pangan di tanah air.

Dalam pertemuan tingkat tinggi di istana beberapa waktu lalu, telah diputuskan bahwa tidak boleh ada lonjakan harga kebutuhan pokok, khususnya untuk komoditas beras.

Rizal menegaskan kembali bahwa posisi cadangan beras nasional saat ini berada pada level yang sangat aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas.

Oleh sebab itu, Bulog memastikan bahwa stabilitas harga akan tetap terjaga sehingga masyarakat tidak perlu merasa cemas akan adanya kenaikan harga pangan.

Sebagai penutup, beliau meyakinkan bahwa kepentingan konsumsi dalam negeri tetap menjadi prioritas utama sebelum mengeksekusi peluang bisnis di pasar internasional. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#ekspor beras #bulog #beras #Malaysia