RADARTUBAN - Seorang warga Cianjur mengaku dipukuli oleh pegawai dapur MBG di Kecamatan Pasirkuda karena diduga miskomunikasi.
Video berdurasi 47 detik yang direkam korban menjadi viral di media sosial, menunjukkan pria tersebut memprotes karena merasa dipukul dua pegawai saat memasuki dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Korban mengaku masuk dengan sopan untuk bertanya, tapi berakhir dengan cekcok, sementara istrinya menuntut pertanggungjawaban di akhir rekaman.
Kejadian ini terjadi di Kubang, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur.
Kabid Satgas MBG Cianjur, Arif Purnawan, menyebut kejadian bermula dari miskomunikasi karena korban menggunakan bahasa yang kurang sopan saat masuk dapur, membuat petugas yang lelah menariknya keluar.
Satgas dan camat berencana turun langsung ke lokasi untuk klarifikasi. Arif penyelidikan akan dilakukan pada kedua belah pihak.
Kapolsek Tanggeung, Iptu Budi Setia Yuda, mengonfirmasi polisi sedang mediasi dan selidiki kasus tersebut.
Korban diduga masuk dapur untuk tanya menu dan harga MBG, lalu keluar kata-kata tidak pantas hingga dibawa keluar oleh petugas. Situasi memanas saat korban masih berteriak dan melawan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama