Nelayan Cilincing Ancam Demo Besar jika Protes Pembangunan Tak Digubris

Ika Nur Jannah • Dipublikasikan Rabu, 15 April 2026 | 17:32 WIB
Ilustrasi nelayan. (pinterest.com)
Ilustrasi nelayan. (pinterest.com)

RADARTUBAN - Nelayan di kawasan Muara Cakung Drain, Cilincing, Jakarta Utara, mengancam gelar aksi jika keluhan mereka tentang proyek pembangunan di sekitar muara tidak segera ditanggapi. 

Ancaman ini menyusul parade kapal yang mereka lakukan sebagai bentuk protes awal terhadap proyek yang dinilai menghambat akses laut mereka.

Puluhan kapal nelayan bergerak di sekitar lokasi pemasangan tiang pancang serta kawasan urukan tanah dari proyek tersebut pada Selasa (14/4) sore. 

Baca Juga: Filipina Tuduh Nelayan China Sebar Racun Sianida di Laut China Selatan

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan "Masyarak pesisir Tak Akan Terusir" sambil menyuarakan yel-yel "Ayo jalan demi masa depan Cilincing". Dan menyanyikan lagu Indonesia Raya 

Parade dimulai sekitar pukul 13.00 WIB, disaksikan warga setempat dari atas tanggul.

Proyek yang menjadi sorotan utama adalah pembangunan New Priok Access (NPEA) dan reklamasi Dermaga Pier 3 Marunda. 

Nelayan menilai aktivitas ini mengganggu akses kapal mereka ke laut lepas, mengancam mata pencaharian serta warung-warung pendukung di kawasan tersebut.

Salah satu nelayan bernama Edy (35) menegaskan, ia telah menyampaikan aspirasi melalui surat resmi dan berharap ada audiensi dengan pengelola proyek.

Namun, jika audiensi tidak membuahkan hasil, Edy mengungkapkan rencana aksi yang lebih besar, termasuk kemungkinan peningkatan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
aksi proyek pembangunan nelayan laut cilincing