RADARTUBAN – Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, menghimbau kepada seluruh tim petugas haji yang memulai perjalanannya menuju tanah suci pada hari ini, Jumat (17/4), untuk tetap berkonsentrasi penuh pada tanggung jawab yang dibawanya.
Para petugas tersebut terpilih dan direkrut dengan tujuan utama untuk memberikan pelayanan serta pendampingan sebaik mungkin utnuk para jemaah haji asal Indonesia saat berada di kota Makkah maupun Madinah.
Dahnil menekankan bahwa para petugas tidak perlu melakukan Flexing atau memamerkan aktivitasnya di sana, pernyataan tersebut Dahnil disampaikannya setelah memimpin apel kesiapan petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.
Baca Juga: Tanpa Bimbingan Ibadah, Formasi Petugas Haji Tuban Tahun Ini Fokus Layanan Umum dan Kesehatan
Hal yang diperbolehkan untuk para petugas yaitu melakukan syiar atau memberikan edukasi yang berkaitan dengan pelaksanaan haji, karena informasi tersebut sangat penting dan sangat diperlukan oleh para jemaah haji.
Dahnil bahkan memberikan anjuran kepada para petugas agar aktif melakukan edukasi melalui platform media sosial.
Dahnil memberikan pesan mendalam agar setiap petugas menjamin bahwa berbagai informasi yang diperlukan para jemaah haji benar-benar dapat tersampaikan dengan baik kepada jemaah dan kerabat mereka di rumah.
Menurut Dahnil, pihak keluarga yang berada di tanah air sangat memerlukan informasi-informasi yang dapat membuatnya tenang dan menjaga kondisi psikologis mereka tetap stabil.
Para petugas haji ini diberangkatkan dengan cara bertahap yaitu dimulai pada hari Jumat (17/4) melalui bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Jadwal penerbangan menuju tanah suci ratusan pesonel yang tergabung dalam Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tersebut akan dilaksanakan pukul 16.00 sore.
Kelompok petugas yang berangkat pada hari ini akan ditempatkan untuk bertugas di area bandara dan wilayah kota Madinah.
Alasannya, mereka bertangung jawab untuk menyambut sekaligus melayani kedatangan jemaah haji gelombang pertama yang tiba di kota tersebut.
Selain itu, bagi para petugas haji yang mendapatkan penempatan di kota Makkah, rencananya akan diberangkatkan pekan depan, tepatnya sehari setelah keberangkatan jemaah haji gelombang pertama.
Secara keseluruhan, para petugas ini akan menjalankan masa tugas mereka di Arab Saudi selama kurang lebih 70 hari.
Keberangkatan mereka memang dijadwalkan lebih awal sebelum rombongan jemaah sampai, dan mereka baru akan kembali ke tanah air setelah jemaah haji yang terakhir telah kembali sampai di Indonesia dengan selamat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni