Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

PMI Asal Bangkalan Ditemukan Meninggal di Mess Pabrik Taiwan

Ika Nur Jannah • Senin, 20 April 2026 | 11:37 WIB
Pekerja PMI ditemukan sudah tak bernyawa di tempat mess pabrik. (pinterest.com)
Pekerja PMI ditemukan sudah tak bernyawa di tempat mess pabrik. (pinterest.com)

RADARTUBAN - Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bangkalan, Jawa Timur, Muhammad Umron Fadhil (23), ditemukan meninggal dunia di mess pabrik tempatnya bekerja di Distrik Dashe, Taiwan. 

Jenazahnya baru dibawa ke Indonesia pada Sabtu (18/4) dan tiba di rumah duka pada Minggu siang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana, mengungkapkan bahwa Umron berangkat resmi ke Taiwan pada 3 November 2025 melalui PT Flamboyan. 

Ia baru bekerja selama enam bulan ketika rekan kerjanya menemukan dirinya tak bernyawa di kamar mess pada tanggal 15 Maret 2026, setelah absen di tempat kerja.

Baca Juga: Enam PMI Non-Prosedural Digagalkan Berangkat ke Malaysia Lewat Jalur Laut

Informasi kematiannya disampaikan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei melalui surat tertanggal 14 April 2026. 

Jenazah Umron diterbangkan dari Taiwan pada 18 April 2026, tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 19.40 WIB, lalu dibawa ke rumah duka sekitar pukul 10.00 WIB.

Perusahaan penyalur PT Flamboyan menanggung seluruh biaya pemulangan jenazah, termasuk ambulans dari rumah duka ke Bangkalan. 

Saat diserahkan kepada keluarga di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, pihak perusahaan juga menyerahkan gaji sisa senilai Rp 5 juta beserta uang santunan.

Agen penempatan Chongyi International Development melaporkan kejadian tersebut ke KDEI Taipei setelah rekan Umron melaporkan penemuan jasadnya. Disperinaker Bangkalan berkoordinasi erat untuk memastikan proses pemulangan berjalan lancar.

Jemmi menegaskan bahwa segera mengambil tindakan setelah menerima laporan resmi dari KDEI. Jenazah diterima keluarga dengan fasilitas lengkap dari perusahaan dan instansi terkait, ujarnya.

Kasus ini menjadi pengingat penting akan risiko bagi PMI di luar negeri, meski penyebab pasti kematian Umron belum terungkap secara rinci. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#pmi #taiwan #pekerja migran indonesia #bangka belitung