RADARTUBAN - Gubernur Sumut Bobby Nasution menyindir kericuhan yang terjadi pada acara halal bihalal di Kantor Gubernur Sumatera Utara.
Insiden tersebut melibatkan alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan berakhir pada luka bagi seorang anggota Satpol PP.
Kericuhan pecah di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Minggu (19/4), saat acara halal bihalal dan pelantikan pengurus KAMMI Sumut.
Video viral menunjukkan pria berbaju kotak-kotak menarik peserta berpakaian cokelat hingga terjatuh, memicu saling dorong yang meluas.
Baca Juga: Halal Bihalal HIKAM Pantura di Lamongan, Perkuat Sanad Alumni dan Energi Dakwah Sosial
Kepala Satuan polisi pamong raja (PP) Sumut, Moettaqien Hasrimy, mengonfirmasi bahwa penandatanganan terjadi setelah Wakil Gubernur meninggalkan lokasi.
Beberapa orang diamankan polisi, sementara anggota Satpol PP Rahmat Daulay mengalami luka berdarah di hidung dan dirawat di RSU Haji Medan.
Bobby Nasution menyampaikan sindirannya saat perayaan di acara tebar taw jamaah di aula yang sama, Senin (20/4).
Ia menyebut acara halal bihalal seharusnya memperkuat silaturahmi, bukan menimbulkan pertumpahan darah.
Bobby mengarahkan Sekda Sumut Sulaiman Harahap agar merevisi aturan penggunaan aula, agar tidak sembarangan dan menjaga kondusivitas serta makna acara. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni