Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kemenhaj Imbau Jemaah Haji Tetap Tenang Menyikapi Perubahan Cuaca di Arab Saudi

Cicik Nur Latifah • Kamis, 23 April 2026 | 20:16 WIB
ilustrasi jamaah haji
ilustrasi jamaah haji

RADARTUBAN – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau jemaah haji Indonesia untuk tetap tenang dan bijak dalam menghadapi perubahan cuaca yang terjadi di sejumlah wilayah Arab Saudi. Imbauan ini disampaikan menyusul adanya potensi cuaca ekstrem berdasarkan laporan otoritas setempat.

Melalui edaran Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi, masyarakat diminta untuk tetap berada di lokasi yang aman serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan, terutama saat terjadi hujan maupun cuaca ekstrem.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri sekaligus Wakil Ketua II PPIH Arab Saudi, Budi Agung Nugroho, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap arahan petugas.

“Masyarakat diminta untuk tetap berada di lokasi yang aman dan meningkatkan kewaspadaan saat terjadi perubahan cuaca. Penting untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan mengikuti arahan petugas,” ujarnya, Rabu (22/4).

Baca Juga: Stop Flexing! Petugas Haji Diminta Prioritaskan Kenyamanan Jemaah Dibanding Konten Pribadi

Ia juga mengingatkan agar jemaah selalu mematuhi informasi resmi yang disampaikan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial, guna menghindari informasi yang tidak akurat.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Arab Saudi, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, seperti Makkah, Madinah, Thaif, hingga Riyadh.

Meski demikian, Budi memastikan seluruh layanan kepada jemaah tetap berjalan normal. Layanan tersebut meliputi akomodasi, konsumsi, hingga transportasi selama pelaksanaan ibadah haji.

“Kami terus meningkatkan edukasi serta kesiapsiagaan petugas, khususnya dalam aspek kesehatan, agar mampu mendampingi jemaah dalam kondisi cuaca yang berubah-ubah,” jelasnya.

Seiring perkembangan cuaca, jemaah juga diimbau untuk menyesuaikan aktivitas ibadah. Jika kondisi tidak memungkinkan, seperti hujan deras atau panas ekstrem, pelaksanaan ibadah dapat dilakukan di hotel.

“Daripada memaksakan diri dan berpotensi mengganggu kesehatan, sebaiknya ibadah dilakukan di hotel saat kondisi cuaca tidak mendukung,” pungkas Budi. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#haji indonesia #cuaca #Kemenhaj #Arab Saudi #layanan haji