RADARTUBAN - Terdapat sebuah anggapan umum di masyarakat bahwa identitas nama yang bersifat kontemporer, misalnya Ayu atau Putri, merupakan nama yang paling banyak digunakan di tanah air.
Akan tetapi, informasi valid dari pihak berwenang justru menampilkan realitas yang berlawanan, di mana nama-nama yang bernuansa klasik tetap memegang predikat sebagai identitas yang paling populer di kalangan perempuan Indonesia menurut statistik kependudukan terkini dari Kementerian Dalam Negeri.
Baca Juga: Nekat Gunakan KTP dan Ijazah Palsu, Peserta UTBK-SNBT 2026 di Unesa Diamankan
Bima Arya Sugiarto, selaku Wakil Menteri Dalam Negeri, menjelaskan bahwa kumpulan data ini dihimpun dari sistem pangkalan data KTP elektronik (e-KTP) yang berada di bawah wewenang Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Angka-angka tersebut merupakan representasi dari jutaan warga negara yang telah melakukan proses pendataan identitas resmi secara nasional.
Melalui pernyataan di platform media sosial pribadinya yang dikutip pada Rabu (22/4), Bima Arya menegaskan bahwa daftar ini adalah urutan nama dengan tingkat penggunaan tertinggi menurut dokumentasi perekaman e-KTP.
Berdasarkan statistik tersebut, nama Nurhayati berhasil menduduki peringkat utama sebagai nama perempuan yang paling banyak tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Total pemilik nama tersebut mencapai angka ratusan ribu orang, yang secara signifikan berada di atas deretan nama lain yang juga sudah sangat dikenal luas oleh publik.
Adapun daftar sepuluh nama perempuan dengan jumlah pemilik terbanyak di Indonesia menurut catatan resmi Dukcapil adalah sebagai berikut:
1. Nurhayati dengan total sebanyak 254.922 orang.
2. Sulastri dengan total sebanyak 192.979 orang.
3. Sumiati dengan total sebanyak 172.759 orang.
4. Sri Wahyuni dengan total sebanyak 163.189 orang.
5. Sumarni dengan total sebanyak 158.882 orang.
6. Sunarti dengan total sebanyak 135.891 orang.
7. Siti Aminah dengan total sebanyak 121.588 orang.
8. Ernawati dengan total sebanyak 118.045 orang.
9. Aminah dengan total sebanyak 117.490 orang.
10. Kartini dengan total sebanyak 114.879 orang. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni