Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Penemuan Yoni di Wates Kediri Diduga Peninggalan Kerajaan Kediri

Amaliya Syafithri • Minggu, 26 April 2026 | 07:40 WIB
Warga pindahkan Yoni Wates. (RADAR KEDIRI)
Warga pindahkan Yoni Wates. (RADAR KEDIRI)

RADARTUBAN - Penemuan situs yoni di wilayah Wates menarik perhatian para peneliti sejarah dan arkeologi. 

Artefak ini diduga berasal dari masa Kerajaan Kediri dan memiliki kemiripan dengan peninggalan era Raja Kertajaya.

Yoni merupakan salah satu simbol dalam budaya Hindu yang melambangkan kesuburan dan keseimbangan alam. Biasanya, yoni ditemukan bersama lingga sebagai representasi simbolis dari kekuatan penciptaan.

Bentuk dan ornamen pada yoni yang ditemukan menunjukkan karakteristik khas masa klasik Jawa Timur. 

Baca Juga: Setelah Viral Jadi Pramugari Gadungan, Kini Nisya Dapat Beasiswa Pendidikan Awak Kabin di Kediri

Hal ini menguatkan dugaan bahwa artefak tersebut berasal dari periode Kerajaan Kediri yang berkembang pada abad ke-12 hingga ke-13.

Penemuan ini memberikan gambaran tentang perkembangan budaya dan agama di masa lalu. Selain itu, situs ini juga menjadi bukti bahwa wilayah tersebut pernah menjadi bagian dari peradaban penting di Nusantara.

Para ahli menekankan pentingnya pelestarian situs sejarah agar tidak rusak atau hilang. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan usia dan fungsi dari artefak tersebut.

Selain nilai sejarah, penemuan ini juga memiliki potensi sebagai objek wisata edukasi. Masyarakat dapat belajar tentang sejarah lokal sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya.

Dengan demikian, yoni Wates bukan hanya sekadar benda peninggalan masa lalu, tetapi juga sumber pengetahuan yang dapat memperkaya pemahaman kita tentang sejarah Nusantara. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kerajaan kediri #wates #Yoni dores