RADARTUBAN – Taksi listrik berwarna hijau milik layanan Xanh SM kembali menjadi sorotan setelah terlibat insiden dengan kereta rel listrik (KRL).
Kali ini, peristiwa terjadi di perlintasan sebidang (JPL) dekat kawasan Bulak Kapal, Bekasi Timur, pada Senin (27/4) malam.
Dalam kejadian tersebut, taksi diduga terserempet KRL yang melintas. Dampaknya, perjalanan kereta terganggu hingga KRL sempat berhenti di lokasi.
Situasi ini kemudian berujung pada tabrakan lanjutan dengan Kereta Argo Bromo yang melaju di jalur yang sama.
Peristiwa terbaru ini menambah daftar kecelakaan yang melibatkan taksi listrik asal Vietnam tersebut. Berikut beberapa kejadian serupa yang pernah terjadi:
1. Taksi Mendadak Mundur di Karang Tengah, Tangerang
Insiden terjadi di wilayah Karang Tengah, Kota Tangerang, pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 13.05 WIB.
Sebuah taksi listrik tiba-tiba bergerak mundur tak terkendali hingga menabrak bangunan restoran ayam goreng.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas, kendaraan yang dikemudikan Saiful Hidayat awalnya keluar dari area parkir sebelum terlibat tabrakan dengan mobil lain dari arah Ciledug.
Setelah benturan, taksi justru meluncur mundur kembali ke area parkir dan menghantam tiang lampu hingga kaca depan restoran pecah.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materi ditaksir sekitar Rp4 juta dan telah diselesaikan secara kekeluargaan antara pihak sopir dan pemilik restoran.
2. Tertemper Kereta di Kemayoran, Kendaraan Ringsek
Kecelakaan lain terjadi di perlintasan JPL 11 lintas Kampung Bandan–Kemayoran pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 11.18 WIB. Taksi listrik Xanh SM mengalami kerusakan parah setelah terserempet rangkaian kereta.
Dari laporan awal, palang pintu perlintasan sebenarnya sudah tertutup.
Namun, pengemudi diduga tetap memaksakan melintas di jalur yang tidak semestinya. Meski kendaraan rusak berat, pengemudi dilaporkan selamat.
Pihak KAI menyampaikan keprihatinan sekaligus mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas, khususnya di perlintasan sebidang.
Baca Juga: Tabrakan KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 7 Penumpang Masih Terjebak
3. Peringatan Diabaikan, Taksi Disambar KRL di Rawa Buaya
Peristiwa serupa juga terjadi di perlintasan antara Stasiun Bojong Indah dan Taman Kota, tepatnya di Rawa Buaya, Jakarta Barat, pada 10 Oktober 2025 siang.
Menurut keterangan penjaga perlintasan, pengemudi telah diperingatkan untuk menghentikan kendaraan karena posisinya terlalu dekat dengan rel. Namun, imbauan tersebut tidak diindahkan.
Bahkan, pengemudi diduga sedang menggunakan ponsel saat kejadian berlangsung.
Akibatnya, bagian depan kendaraan terserempet KRL yang melintas. Tidak ada korban jiwa, meski kendaraan mengalami kerusakan.
4. Insiden Beruntun di Bekasi Timur
Pada kejadian terbaru di Bekasi Timur, KAI mengonfirmasi bahwa kecelakaan bermula dari taksi yang tertemper KRL di perlintasan dekat Bulak Kapal. Hal ini menyebabkan KRL berhenti mendadak di jalur.
Di saat bersamaan, Kereta Argo Bromo yang berada di belakang tetap melaju, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Pihak KAI menegaskan bahwa insiden ini kembali menjadi pengingat penting bagi pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan saat melintasi perlintasan kereta demi keselamatan bersama.
Insiden kecelakaan yang melibatkan kereta rel listrik (KRL) dan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Baca Juga: Kronologi Tabrakan KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur
Peristiwa tersebut diduga bermula dari sebuah taksi listrik Xanh SM yang tersenggol KRL di perlintasan sebidang.
Keterangan ini dibenarkan oleh pihak PT KAI Daop 1 Jakarta. Manajer Humasnya, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa memang terjadi kecelakaan kereta di lokasi tersebut.
“Iya, benar. Terjadi kecelakaan kereta,” ujar Franoto kepada wartawan.
Dia menjelaskan, kejadian berawal dari taksi Xanh SM yang berada di perlintasan sebidang (JPL) di sekitar Bulak Kapal. Kendaraan tersebut diduga tertemper KRL yang melintas di jalur tersebut.
Akibat insiden itu, laju KRL sempat terhenti di lokasi. Namun, di saat bersamaan, Kereta Argo Bromo tetap melintas di jalur yang sama sehingga tabrakan lanjutan tidak dapat dihindari.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat taksi berwarna hijau tersebut dalam posisi diam di tengah perlintasan. KRL yang melaju kemudian menghantam kendaraan tersebut. Para pengendara yang berada di sekitar lokasi tampak terkejut melihat kejadian tersebut.
“Aduh, ya ampun,” terdengar suara salah satu pengendara dalam video.
Situasi semakin memburuk ketika KRL yang telah berhenti justru tertabrak oleh Kereta Argo Bromo yang tetap melaju di jalur tersebut.
Sementara itu, akun Instagram resmi Xanh SM, @id.greensm, terlihat menonaktifkan kolom komentar.
Langkah ini diduga dilakukan untuk menghindari banjir komentar dari warganet yang menyoroti peran taksi tersebut dalam insiden kecelakaan. Kini, pada unggahan akun tersebut hanya tersedia fitur like, repost, dan share tanpa kolom komentar. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama