Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mengejutkan! Khofifah Absen dari Daftar Gubernur Terbaik Versi Anak Muda, Ini Fakta Survei Terbarunya

Tulus Widodo • Rabu, 29 April 2026 | 18:39 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

RADARTUBAN – Hasil survei terbaru tentang “10 Gubernur Berkinerja Terbaik Menurut Anak Muda” yang dirilis Muda Bicara ID memicu perbincangan luas. 

Salah satu yang paling disorot adalah absennya nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dari daftar elite tersebut.

Padahal, sebagai pemimpin di provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia, posisi Khofifah selama ini kerap masuk radar pembahasan nasional. Namun dalam survei ini, namanya justru tak terlihat di jajaran sepuluh besar.

Baca Juga: Jawa Timur Raih Predikat Provinsi dengan Pelayanan Publik Terbaik, Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kinerja

Peta Baru Preferensi Anak Muda

Dalam data yang dipublikasikan, posisi teratas ditempati Sherly Tjoanda dengan 18,50 persen. Disusul Pramono Anung (17,30 persen) dan Dedi Mulyadi (17,10 persen).

Nama-nama lain seperti Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Muzakir Manaf turut melengkapi lima besar, memperlihatkan sebaran kepemimpinan yang dinilai menonjol oleh generasi muda.

Sementara itu, kategori “gubernur lainnya” tercatat sebesar 5,1 persen—ruang yang kemungkinan mencakup nama Khofifah bersama kepala daerah lain di luar sepuluh besar.

Metodologi dan Batasan Survei

Survei ini disebut berbasis riset nasional Q1 2026 oleh Muda Bicara ID, melibatkan 800 responden di 38 provinsi sepanjang 1–31 Maret 2026. 

Penilaian mencakup kepuasan terhadap kinerja pemerintah daerah, kebijakan publik, kondisi ekonomi, hingga isu kesehatan mental anak muda.

Namun, secara metodologis, jumlah responden relatif terbatas untuk menggambarkan keseluruhan populasi anak muda Indonesia yang sangat beragam. 

Hal ini membuka ruang interpretasi bahwa hasil survei lebih mencerminkan snapshot persepsi, bukan gambaran mutlak.

Antara Kinerja dan Persepsi

Absennya Khofifah menegaskan satu hal: dalam era digital, persepsi publik—terutama generasi muda—tidak hanya dibentuk oleh program kerja, tetapi juga oleh komunikasi, visibilitas, dan kedekatan emosional.

Figur-figur yang masuk daftar cenderung aktif membangun narasi publik dan hadir di ruang digital. 

Ini menjadi indikator bahwa pendekatan kepemimpinan kini bergeser, dari sekadar administratif menuju komunikasi yang lebih adaptif.

Alarm atau Sekadar Dinamika?

Bagi Khofifah, hasil ini bisa dibaca dari dua sisi. Pertama, sebagai alarm untuk memperkuat engagement dengan generasi muda. 

Kedua, sebagai konsekuensi dari dinamika survei dengan keterbatasan tertentu.

Yang pasti, daftar ini bukan akhir dari penilaian publik. Ini justru menjadi potret awal bagaimana generasi muda menilai pemimpinnya—dan bagaimana para kepala daerah harus terus beradaptasi di tengah perubahan zaman. 

10 Gubernur Berkinerja Terbaik Menurut Anak Muda : 

1. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda (18,50 persen)

2. Gubernur Jakarta Pramono Anung (17,30 persen) 

3. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (17,10 persen)

4. Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X (15 persen)

5. Gubernur Nangroe Aceh Muzakir Manaf (7,20 persen)

6. Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid (7,00 persen)

7. Gubernur Sumatera Barat Mahyadi Ansharullah (6,20 persen)

8. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (3,10 persen)

9. Gubernur Bali I Wayan Koster (2,40 persen)

10. Gubernur NTB Lalu M. Iqbal (1,20 persen). (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#10 Gubernur Berkinerja Terbaik Menurut Anak Muda #gubernur jawa timur #Khofifah Indar Parawansa