RADARTUBAN - Sebuah kapal tanker super milik Iran berhasil menembus blokade militer Amerika Serikat (AS) di Teluk Persia dan kini bergerak menuju Kepulauan Riau melalui perairan Indonesia.
Kapal tanker tipe VLCC bernama "HUGE" (9357183) yang dimiliki Iran Tank Company (ITC) membawa lebih dari 1,9 juta barel minyak mentah bernilai hampir 220 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,8 triliun.
Kapal ini terakhir terpantau dekat Sri Lanka lebih dari seminggu yang lalu dan kini melintasi Selat Lombok menuju Riau, tanpa memancarkan sinyal AIS sejak Maret saat meninggalkan Selat Malaka.
Baca Juga: Pemerintah Umumkan Ratifikasi Konvensi ILO 188 untuk Awak Kapal
Lembaga pemantau TankerTrackers mengonfirmasi keberhasilan kapal ini menghindari pengawasan Angkatan Laut AS untuk mencapai kawasan Timur Jauh.
Blokade AS di Teluk Persia diberlakukan sejak awal April 2026 untuk mencegah kapal Iran bergerak ke atau dari pelabuhan Teheran, di tengah ketegangan negosiasi nuklir.
Meski AS klaim sukses, kapal "HUGE" menunjukkan strategi Iran menggunakan rute jauh melalui Pakistan-India dan Selat Malaka untuk ekspor ke China, termasuk kemungkinan transshipment.
Saat ini, banyak kapal tanker Iran berlabuh lepas pantai, termasuk kapal SNOW yang baru mengubah rute. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni