RADARTUBAN - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau sapaan (Gus Ipul) menegaskan anggaran Rp 27 miliar untuk 39.345 pasang sepatu dalam program Sekolah Rakyat hanyalah rencana awal atau pagu anggaran.
Ia memastikan angka Rp 700 ribu per pasang yang beredar di publik berpotensi jauh lebih murah setelah melalui proses lelang terbuka yang akan segera dilakukan pemerintah.
Gus Ipul menjelaskan bahwa nilai Rp 700 ribu tersebut bukan harga final melainkan estimasi perencanaan yang akan mengalami penyesuaian.
Ia menegaskan hasil lelang nantinya akan menentukan harga yang jauh lebih efisien dan kompetitif di bawah rencana awal tersebut.
Baca Juga: Mensos Gus Ipul Tegaskan Penerima Bantuan PKH Tidak Ditentukan Kepala Daerah
Terkait potensi penyimpangan, Gus Ipul memastikan pengadaan dilakukan secara transparan dengan melarang keras adanya lobi-lobi, titipan, atau rekayasa dalam proses pengadaan barang.
Ia menekankan bahwa seluruh jajaran di Kementerian Sosial diperingatkan untuk bekerja secara profesional dan transparan agar tidak terjadi kebocoran anggaran.
Merespons perhatian publik dan kajian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Gus Ipul menegaskan komitmennya terhadap integritas program ini.
Ia memastikan seluruh tahapan pengadaan akan diawasi ketat, baik oleh lembaga berwenang maupun masyarakat luas, guna menjaga amanah dana untuk kebutuhan siswa Sekolah Rakyat. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni