RADARTUBAN - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan memberhentikan dua pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai langkah penanganan persoalan pencairan restitusi pajak.
Purbaya mengungkapkan telah melakukan investigasi terhadap lima pejabat yang dinilai memiliki peran dalam pengelolaan restitusi.
Dari hasil penelusuran tersebut, dua pejabat diputuskan untuk dicopot dari jabatannya. Namun, ia belum mengungkapkan identitas pejabat yang dimaksud.
Baca Juga: Dukung APBN, Bank Rakyat Indonesia Borong 3 Penghargaan Dealer Utama Terbaik dari Kemenkeu
Ia menjelaskan bahwa langkah ini diambil setelah menemukan ketidaksesuaian antara laporan awal yang diterimanya dengan realisasi pencairan restitusi pada tahun anggaran 2025.
Awalnya, laporan menunjukkan nilai restitusi relatif rendah, namun pada akhir tahun anggaran, jumlah pencairan justru meningkat signifikan.
Menurut Purbaya, kondisi tersebut menunjukkan adanya masalah dalam penyampaian informasi dan pengelolaan data, sehingga perlu dilakukan pembenahan secara menyeluruh.
Ia menekankan pentingnya transparansi dan akurasi dalam pelaporan agar tidak terjadi kesalahan serupa di kemudian hari.
Keputusan pencopotan pejabat tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk penegakan disiplin terhadap potensi penyimpangan di internal kementerian.
Ia berharap langkah ini dapat menjadi peringatan bagi seluruh aparatur untuk menjalankan tugas sesuai aturan dan menghindari praktik yang tidak sesuai ketentuan.
Sebelumnya, Purbaya juga melakukan rotasi jabatan terhadap sejumlah pejabat tinggi sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Di antaranya, Febrio Nathan Kacaribu yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, serta Luky Alfirman sebagai Direktur Jenderal Anggaran.
Ia menegaskan bahwa rotasi tersebut merupakan mekanisme rutin dalam organisasi. Meski demikian, ia tidak menampik adanya dinamika internal yang turut memengaruhi pengambilan keputusan, meskipun bukan menjadi faktor utama.
Dalam upaya pembenahan berkelanjutan, Purbaya juga telah melantik sejumlah pejabat eselon II di berbagai unit kerja, termasuk di Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, serta Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni