Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Siti Rohmah • Senin, 11 Mei 2026 | 08:00 WIB
Tim SAR Gabungan mengupayakan evakuasi pendaki Gunung Dukono yang terjebak saat erupsi. (Jawapos.com)
Tim SAR Gabungan mengupayakan evakuasi pendaki Gunung Dukono yang terjebak saat erupsi. (Jawapos.com)

RADARTUBAN - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh korban yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat erupsi Gunung Dukono telah ditemukan. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan sebelumnya tim SAR gabungan lebih dahulu menemukan seorang korban perempuan warga negara Indonesia berinisial E dalam kondisi meninggal dunia.

Penemuan dua korban lainnya melengkapi proses pencarian seluruh korban yang sempat dilaporkan hilang.

“Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR erupsi Gunung Dukono secara resmi dinyatakan ditutup,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Baca Juga: Momen Langka Burung Laut Terbang di Atas Lava Saat Erupsi Gunung Berapi

Dua korban terakhir yang ditemukan masing-masing berinisial HWQT, laki-laki warga negara asing berusia 30 tahun, dan SMBAH, laki-laki warga negara asing berusia 27 tahun.

Setelah ditemukan, seluruh jenazah segera dievakuasi menuju pos penanganan darurat erupsi Gunung Dukono sebelum dibawa ke RSUD Tobelo untuk proses identifikasi dan penanganan lanjutan.

BNPB menjelaskan proses pencarian pada hari ketiga berlangsung lebih terfokus setelah tim SAR sebelumnya menandai sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban tertimbun material vulkanik menggunakan koordinat GPS.

Meski demikian, evakuasi sempat mengalami hambatan karena posisi korban berada di bawah timbunan pasir vulkanik dengan kedalaman cukup signifikan.

Selain itu, aktivitas erupsi Gunung Dukono yang masih fluktuatif membuat tim SAR harus bekerja dengan sangat hati-hati demi menjaga keselamatan personel di lapangan.

Dalam operasi hari ketiga, sebanyak 98 personel SAR gabungan diterjunkan dan dibagi ke dalam empat regu.

Unsur yang terlibat meliputi Basarnas, BPBD Kabupaten Halmahera Utara, TNI AD, TNI AL, Polairud, Brimobda, ERT Gosowong, PMI, serta masyarakat setempat.

Selain tiga korban meninggal dunia, tim SAR juga berhasil menyelamatkan 15 orang lainnya. Korban selamat terdiri dari warga negara asing asal Singapura dan sejumlah warga negara Indonesia.

BNPB juga menyebut dua korban selamat, RS dan JA, turut membantu proses pencarian dengan memberikan informasi mengenai jalur pendakian dan lokasi terakhir para korban sebelum terjadi kondisi darurat akibat erupsi.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#erupsi gunung dukono #bnpb #korban #Tim SAR