RADARTUBAN - Para pecinta astronomi di Indonesia perlu bersiap untuk menyaksikan fenomena langit menarik yang diperkirakan jatuh pada tanggal 17 Mei 2026, yaitu Super New Moon.
Peristiwa ini terjadi ketika bulan berada pada titik terdekatnya dengan bumi (perigee) dalam fase bulan baru.
Meskipun secara visual bulan baru tidak terlihat bersinar terang seperti bulan purnama, fenomena ini memiliki dampak signifikan pada alam.
Salah satu dampak yang paling terasa adalah peningkatan gaya gravitasi bulan yang memicu pasang air laut yang lebih tinggi dari biasanya, atau sering disebut pasang rob.
Baca Juga: Saksikan Keindahan Borobudur Super Moon yang Digelar Setiap Bulan Purnama
Para ahli meteorologi dan klimatologi mengingatkan masyarakat di pesisir pantai untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan permukaan air laut.
Meskipun secara fisik tidak terlihat mencolok di langit malam karena gelap, Super New Moon tetap menjadi momen penting bagi pengamatan siklus astronomi dan penelitian dampaknya terhadap pasang surut di bumi. (*)
https://www.kompas.com/sains/
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni