Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mata Uang Ringgit Malaysia Melesat Jadi yang Terkuat di Asia, Ungguli Mayoritas Negara Tetangga

Amaliya Syafithri • Rabu, 20 Mei 2026 | 12:42 WIB
Ilustrasi uang ringgit. (Istimewa)
Ilustrasi uang ringgit. (Istimewa)

RADARTUBAN - Pasar keuangan regional dikejutkan oleh performa luar biasa dari mata uang Ringgit Malaysia (MYR). 

Sepanjang tahun berjalan, Ringgit berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu mata uang dengan kinerja terbaik di Asia. 

Berdasarkan data ekonomi terbaru, kekuatan Ringgit Malaysia terus meroket tajam dalam menghadapi tekanan global, memosisikannya sebagai mata uang terkuat pertama di regional Asia, di mana posisi kedua ditempati oleh Yuan China.

Fenomena kebangkitan mata uang Negeri Jiran ini terbilang sangat menarik. 

Baca Juga: Dari Soekarno hingga Prabowo, Pandangan Presiden Indonesia soal Dolar Tuai Perhatian  Luas Publik

Di tengah ketidakpastian pasar keuangan global serta fluktuasi kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Syarikat (AS) atau The Fed, Ringgit justru tampil perkasa. 

Berdasarkan data Refinitiv, Ringgit Malaysia berhasil menguat signifikan terhadap dolar AS (greenback). 

Penguatan ini mengungguli hampir seluruh mata uang utama di Asia yang selama ini mendominasi pasar finansial kawasan.

Penguatan tajam yang dialami oleh Ringgit ditopang kuat oleh fondasi ekonomi domestik Malaysia yang dinilai sangat solid. 

Neraca perdagangan negara tersebut terus menunjukkan angka yang sehat dengan pertumbuhan nilai ekspor yang signifikan. 

Selain itu, realisasi pertumbuhan Keluaran Dalam Negara Kasar (KDNK) atau Produk Domestik Bruto (PDB) Malaysia terus berada di jalur positif yang stabil.

Kondisi ekonomi domestik yang tangguh ini seketika memicu gelombang kepercayaan investor global. 

Aliran dana asing (_capital inflow_) dilaporkan mengalir deras masuk ke dalam pasar modal Malaysia, baik di pasar saham maupun pasar obligasi pemerintah. 

Arus investasi asing langsung (FDI) yang terus masuk menjadi vitamin utama bagi penguatan nilai tukar mata uang lokal secara berkelanjutan.

Jika dibandingkan dengan mata uang regional lainnya, keperkasaan Ringgit semakin terlihat sangat kontras. 

Ringgit tercatat mengalami apresiasi yang sangat signifikan terhadap won Korea Selatan, yen Jepang, dolar Taiwan, dong Vietnam, hingga dolar Singapura. 

Penguatan performa mata uang Malaysia ini sekaligus membuat posisi mata uang negara tetangga, termasuk Rupiah Indonesia, tampak tertinggal jauh dalam perlombaan stabilitas moneter regional.

Di sisi lain, pergerakan Ringgit terhadap Yuan China cenderung bergerak lebih ketat dan kompetitif. 

Penguatan Ringgit terhadap mata uang Negeri Tirai Bambu tersebut relatif terbatas, mencerminkan persaingan ketat di antara dua kekuatan mata uang terbaik di kawasan Asia saat ini. 

Sejumlah analis ekonomi menilai stabilitas moneter jangka panjang Malaysia akan sangat bergantung pada konsistensi reformasi ekonomi domestik dan bagaimana stabilitas politik serta fiskal negara dipelihara di masa depan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#ringgit malaysia #mata uang dengan kinerja terbaik di Asia #ekonomi