Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tertipu Lowongan Kerja di TikTok, Gadis Asal Pasuruan Kehilangan Honda PCX Usai Wawancara Palsu

Ika Nur Jannah • Minggu, 24 Mei 2026 | 17:11 WIB
Ilustrasi penipuan lowongan kerja. (Pinterest)
Ilustrasi penipuan lowongan kerja. (Pinterest)

RADARTUBAN - Nasib sial menimpa Salsabil Nurul Alqilbi (18), remaja putri asal Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. 

Alih-alih mendapatkan pekerjaan, ia justru kehilangan sepeda motor Honda PCX-nya setelah menghadiri wawancara kerja palsu yang dijanjikan melalui TikTok. 

Korban menduga dirinya menjadi target hipnotis atau gendam karena baru tersadar setelah motornya raib dibawa pelaku. 

Peristiwa ini terjadi di Maminosh Hall and Eatery, kawasan wisata Tretes, Kecamatan Prigen, pada Kamis (21/5) sekitar pukul 12.00 WIB. 

Baca Juga: Pengguna TikTok Malaysia Ditangkap Usai Kritik Perdana Menteri Anwar Ibrahim

Modus Interview Kerja Palsu Berkedok Alfa Grosir

Salsabil menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula ketika ia menemukan informasi lowongan pekerjaan melalui platform media sosial TikTok. 

Dia kemudian diminta hadir dalam sesi wawancara oleh seseorang yang mengaku sebagai mitra Alfa Grosir untuk wilayah Gempol-Pandaan. [

 "Saya dapat info dari TikTok. Lowongan kerja ketemuan di kafe. Di-interview untuk kerja di Alfa Grosir Gempol-Pandaan," kata Salsabil.

Saat proses wawancara berlangsung di ruang meeting kafe, pelaku meminta Salsabil menyerahkan kunci sepeda motor dan STNK dengan alasan untuk pemasangan alat pelacak (GPS) serta pendataan inventaris kantor. 

"Katanya itu mau dipasang GPS dan sebagai inventaris kantor," ungkap Salsabil. 

Baru Sadar Setelah Pelaku Kabur

Salsabil baru menyadari ada yang tidak beres setelah pelaku tidak kembali ke ruang pertemuan.

Bersama pihak kafe, dia kemudian memeriksa rekaman CCTV dan menemukan bahwa pelaku telah membawa kabur motor Honda PCX miliknya sekitar pukul 12.59 WIB. 

"Katanya motor mau dipasang GPS untuk inventaris kantor. Saya nunggu sampai sore ternyata pelakunya sudah kabur," ungkapnya. 

Pelaku juga diketahui belum membayar biaya sewa ruang meeting di kafe tersebut yang digunakan untuk wawancara yang ternyata palsu. 

Baca Juga: Pinkan Mambo Sempat Drop Mental Gara-gara Komentar Haters di TikTok Saat Ngamen

Selain membawa kabur satu unit Honda PCX beserta STNK, pelaku datang menggunakan ojek online dan hanya menyewa ruang meeting dengan alasan untuk keperluan wawancara kerja. 

Sehari setelah insiden itu, Salsabil melaporkan kasus penipuan dan penggelapan tersebut ke pihak kepolisian. 

Di tempat terpisah, Iptu Joko suseno, Hum Polres Pasuruan, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut telah diterima oleh Polsek Prigen. 

Kasus ini menjadi peringatan bagi para pencari kerja, khususnya remaja, untuk lebih waspada terhadap modus penipuan lowongan kerja yang marak beredar di media sosial. 

Modus interview kerja palsu lewat TikTok ini kini telah memakan korban dengan  (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#PCX #Pasuruan #wawancara #tiktok