RADARTUBAN – Sebuah tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diunggah di Instagram memicu reaksi keras warganet.
Percakapan itu diduga berisi ajakan staycation dari seorang mahasiswi kepada dosen pembimbing demi kelancaran sidang skripsi.
Unggahan tersebut dibagikan akun Instagram @tante.rempong.official. Dalam unggahan itu ditampilkan cuplikan pesan WhatsApp yang sebelumnya diunggah akun @justby_dyy.
Baca Juga: Codex Kini Hadir di Aplikasi ChatGPT Mobile, Pantau Coding Tanpa Buka Laptop
Isi pesan tersebut memperlihatkan seorang mahasiswi yang meminta izin mengikuti sidang skripsi semester depan karena mengaku harus lulus tahun ini. Ia juga diduga menawarkan ajakan staycation kepada dosennya.
“Boleh ga saya ikut sidang skripsi semester depan?. Saya harus lulus tahun ini pak. Klo bpk mau staycation sm saya juga boleh ko pak,” tulis pesan dalam tangkapan layar tersebut.
Tak hanya itu, akun @justby_dyy kembali mengunggah tangkapan layar lain yang memperlihatkan percakapan lanjutan antara mahasiswi dan dosen.
Dalam pesan tersebut, mahasiswi itu menyampaikan permintaan maaf sekaligus keluhannya kepada dosen terkait mata kuliah yang dianggap sulit.
“Bapak maaf maksud gentry bukan begitu, aku pengen lulus tahun ini pak. Plisss bantu aku. Knpa matkul bapak susah bgt & bapak juga mempersulit aku, aku ajakin enak bapak malah marah. Dosen lain gaada loh pak yg kaya bapak. Mereka nerima tawaran aku dan ngasih aku nilai B. Bapak pliiss tolongin aku,” tulis pesan tersebut.
Pengunggah, @justby_dyy, juga meminta pihak kampus tidak mengabaikan persoalan tersebut dan berharap ada tindak lanjut.
“Bukan malah di-anyepin. Ini memang kampus swasta dan bukan kampus Islam, tapi masa sih ga ada yg waras?” tulis akun tersebut dalam keterangan unggahan.
Unggahan itu pun menuai beragam komentar dari pengguna Instagram. Mayoritas warganet mengecam tindakan mahasiswi tersebut.
“Astagfirullah, sudah pakai staycation dapatnya pun B,” tulis akun @kellinama.
“DULU GW TAKUT BGT WEH SAMA DOSEN PEMBIMBING, KENAPA DIA ENTENG BNGT NGAJAK STAYCATION,” komentar @citradaniaty.
“Mental ani-ani sejak dini,” tulis @edwin.mt.
“Pantesan ga lulus wong pikirannya udah jelekkkk. Otaknya oon,” komentar @logammulia11.
“Ternyata ngga semua anak kuliahan pinter,” tulis @ingitsilvia.
“Hadeh padahal skripsi kalau niat dan istiqomah juga bakalan selesai kok,” komentar @meiskyagita.
Salah satu akun yang mengaku sebagai dosen, @tommypratomo, juga ikut memberikan tanggapan. Ia mengaku pernah diingatkan kepala program studi untuk berhati-hati terhadap situasi serupa.
“Saya 4 tahun jadi dosen pas baru masuk diwanti-wanti kaprodi mesti hati-hati sama mahasiswi, banyak jebakan begini terjadi,” tulisnya. (*)