Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Berawal dari Depan Sekolah, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Khas Lampung Lewat Dukungan LinkUMKM BRI

Ardian Ananto • Minggu, 31 Mei 2026 | 10:03 WIB
Berawal dari lapak di depan sekolah, Zdrink kini berkembang melalui pendampingan dan pelatihan BRI. (BRI)
Berawal dari lapak di depan sekolah, Zdrink kini berkembang melalui pendampingan dan pelatihan BRI. (BRI)

RADARTUBAN – Berawal dari ide sederhana melihat kebiasaan anak membeli minuman di sekolah, usaha minuman Zdrink kini berkembang menjadi produk minuman cokelat instan berbahan kakao pilihan khas Lampung yang dipasarkan secara online maupun offline.

Perjalanan usaha asal Jakarta Barat tersebut menjadi salah satu contoh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memanfaatkan ekosistem pemberdayaan yang dihadirkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui platform LinkUMKM dan berbagai program pengembangan kapasitas usaha.

Didirikan pada 2022, Zdrink menghadirkan beragam varian minuman siap seduh seperti Chocolate, Cappuccino, Taro, Avocado, hingga Oreo. Dari berbagai pilihan tersebut, varian Chocolate dan Cappuccino menjadi favorit pelanggan.

Baca Juga: BRI KPR Solusi Hadirkan Promo Bunga Mulai 2,5 Persen, Mudahkan Masyarakat Miliki Properti

Founder Zdrink, Redi Noverindo, mengungkapkan bahwa usaha tersebut lahir setelah dirinya tidak lagi bekerja dan melihat peluang dari kebiasaan anaknya membeli minuman di lingkungan sekolah.

“Awal mula usaha pada 10 Maret 2022 ketika saya sudah tidak bekerja lagi. Usaha ini berawal dari kebiasaan anak yang sering membeli minuman cokelat, stroberi, dan berbagai minuman lainnya di sekolah," kata dia.

"Dari situ saya mulai berpikir untuk menjual minuman dengan varian rasa seperti cokelat, oreo, taro, avocado, dan lainnya. Akhirnya terbentuklah Zdrink dengan lapak pertama di depan SD Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Seiring proses tersebut, Zdrink juga mulai memproduksi bubuk cokelat dalam kemasan yang kini dipasarkan secara online maupun offline,” tambah dia.

Manfaatkan BRIncubator dan LinkUMKM

Untuk mengembangkan bisnisnya, Zdrink aktif mengikuti berbagai program pemberdayaan yang disediakan BRI, termasuk BRIncubator dan LinkUMKM. Informasi mengenai program tersebut awalnya diperoleh melalui media sosial dan kemudian dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas usaha.

Menurut Redi, berbagai pelatihan yang diikuti memberikan manfaat besar, terutama dalam memperluas pemasaran produk melalui event, bazar, hingga platform digital.

“Selama ini proses pelatihan seperti BRIncubator sangat membantu, terutama dalam pemasaran melalui event, bazar, maupun pemasaran online,” ungkapnya.

Dalam operasional sehari-hari, Zdrink juga memanfaatkan layanan QRIS BRI untuk memudahkan transaksi dan membantu pencatatan penjualan menjadi lebih akurat. Selain melalui gerai offline, produk Zdrink dipasarkan lewat marketplace, bazar, dan berbagai pameran UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Meski demikian, perjalanan usaha tidak selalu berjalan mulus. Zdrink sempat menghadapi tantangan ketika belum berhasil lolos proses kurasi produk dalam sejumlah kegiatan UMKM. Pengalaman tersebut justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.

LinkUMKM Dimanfaatkan 16,46 Juta Pelaku Usaha

Hingga akhir April 2026, platform LinkUMKM telah dimanfaatkan lebih dari 16,46 juta UMKM di Indonesia sebagai sarana pendampingan usaha berbasis digital. Platform tersebut menyediakan berbagai layanan untuk mendukung peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pasar, hingga percepatan proses naik kelas bagi pelaku UMKM.

LinkUMKM menghadirkan enam fitur utama yang terintegrasi, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, Media, Komunitas, Etalase Digital, Coaching Clinic, serta berbagai layanan pendukung lainnya termasuk registrasi Nomor Induk Berusaha (NIB). Selain itu, tersedia lebih dari 840 modul pembelajaran untuk memperkuat kemampuan teknis maupun manajerial pelaku usaha.

Baca Juga: BRI Hadir di Perbatasan, Kisah John Bangun Ekonomi Sota Lewat BRILink

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menilai perjalanan Zdrink menunjukkan bahwa ide sederhana dapat berkembang menjadi usaha yang memiliki karakter produk kuat dan mampu bersaing di pasar.

Zdrink menunjukkan bahwa ide sederhana dapat berkembang menjadi peluang usaha dengan karakter rasa yang kuat. Konsistensi dalam menjaga cita rasa cokelat serta kemampuan beradaptasi melalui pemasaran digital menjadi modal penting agar UMKM dapat terus berkembang di tengah persaingan pasar.

"Melalui LinkUMKM, BRI akan terus menghadirkan dukungan pembelajaran dan pendampingan agar semakin banyak pelaku UMKM yang mampu tumbuh dan memperluas usahanya secara berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#program #BRI #UMKM #minuman