Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Rute Jalur Kereta Kalimantan Sepanjang 2.772 Km yang Bakal Dibangun di Empat Provinsi

Amaliya Syafithri • Minggu, 31 Mei 2026 | 18:03 WIB
Ilustrasi jalur kereta. (RADAR TUBAN/AI)
Ilustrasi jalur kereta. (RADAR TUBAN/AI)

RADARTUBAN - Pemerintah Indonesia kembali memperkuat komitmennya dalam memajukan konektivitas di luar Pulau Jawa dengan memasukkan proyek pembangunan jalur perkeretaapian Trans Kalimantan ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). 

Proyek ambisius dengan total panjang lintasan mencapai 2.772 kilometer ini dirancang untuk menghubungkan kota-kota penting di Kalimantan, mulai dari Singkawang di Kalimantan Barat hingga Tanjungselor di Kalimantan Utara. 

Langkah ini diharapkan mampu mengubah wajah transportasi logistik dan mobilitas massal di pulau tersebut.

Baca Juga: Tengkawang, Alternatif Minyak Goreng Lokal Berkelanjutan dari Kalimantan yang Mulai Dilirik Pasar

Selama ini, distribusi barang dan hasil bumi di pedalaman Kalimantan sangat bergantung pada jalur transportasi darat via jalan raya serta rute sungai yang memakan waktu lama. 

Ketergantungan tersebut memicu tingginya biaya logistik yang berdampak pada mahalnya harga kebutuhan pokok masyarakat setempat. 

Dengan hadirnya jaringan kereta api modern ini, pemerintah memproyeksikan efisiensi biaya ekonomi yang signifikan, sehingga daya saing komoditas lokal di pasar nasional maupun internasional dapat meningkat tajam.

Selain memangkas beban biaya pengiriman barang, jalur kereta api Trans Kalimantan ini juga dipersiapkan untuk mengintegrasikan wilayah-wilayah penyangga di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Keberadaan moda transportasi berbasis rel yang efisien dan ramah lingkungan dinilai menjadi fondasi penting bagi pemerataan ekonomi kawasan. 

Proyek ini tidak hanya melibatkan rute domestik antarprovinsi, melainkan juga dikaji agar selaras dengan rencana koridor transportasi regional yang menghubungkan wilayah perbatasan negara tetangga.

Pemerintah melalui kementerian terkait tengah mematangkan perhitungan kelayakan teknis dan skema pembiayaan kreatif agar proyek ini berjalan lancar tanpa membebani keuangan negara secara berlebih. Dukungan penuh dari pemerintah daerah dalam hal pembebasan lahan juga terus dikoordinasikan. 

Melalui realisasi PSN ini, masyarakat Kalimantan diharapkan segera menikmati sistem transportasi publik yang aman, modern, dan mampu membuka isolasi geografis di daerah-daerah terpencil. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#rel kereta api #pulau jawa #Trans #kalimantan