RADARTUBAN - Sekretaris Kabinet Letkol Infanteri Teddy Indra Wijaya berhasil menyelesaikan pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Tahun 2026 dengan prestasi membanggakan.
Teddy dinobatkan sebagai lulusan terbaik dalam kategori penulisan naskah strategis (taskap).
Dalam upacara penutupan pendidikan, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan sejumlah pesan kepada seluruh lulusan.
Ia menekankan pentingnya kemampuan berpikir strategis, visi kepemimpinan yang jauh ke depan, serta integritas moral yang kuat bagi para perwira TNI AD dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
"Para perwira dan pemimpin TNI AD harus memiliki wawasan strategis yang luas, pola pikir visioner, serta integritas moral yang kokoh untuk menjawab dinamika tugas di masa mendatang," ujar Maruli dalam keterangan resmi yang disampaikan Kamis (4/6).
Baca Juga: Seskab Teddy Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tak Pangkas Anggaran Pendidikan Rp769 Triliun
Maruli menjelaskan bahwa pendidikan di Seskoad tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis dan taktis militer.
Lebih dari itu, kurikulum juga dirancang untuk memperkuat kemampuan analisis strategis, penguasaan ilmu pengetahuan, serta pembentukan karakter kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, pembinaan di Seskoad juga menitikberatkan pada pembentukan integritas dan karakter para siswa agar mampu menjadi generasi penerus TNI AD yang profesional dan berkualitas.
KSAD turut mengapresiasi seluruh peserta yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Namun, ia mengingatkan bahwa tuntutan tugas ke depan membutuhkan pemimpin militer yang tidak hanya unggul dalam profesionalisme keprajuritan, tetapi juga mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan perubahan lingkungan strategis.
Maruli juga mendorong para lulusan untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kompetensi diri, serta membangun budaya belajar sepanjang hayat sebagai bagian dari pengembangan profesionalisme.
Sebagai peraih penghargaan penulisan taskap terbaik, Teddy Indra Wijaya mendapat kesempatan memaparkan hasil kajian strategisnya di hadapan para tamu undangan dan seluruh peserta Dikreg LXVII Seskoad yang berjumlah 279 perwira.
Berdasarkan data TNI AD, peserta pendidikan tersebut terdiri atas 255 perwira TNI AD, empat perwira TNI AL, dua perwira TNI AU, tujuh personel Polri, serta 11 peserta dari negara-negara sahabat.
Selama mengikuti pendidikan, para peserta memperoleh pembekalan yang mencakup pengembangan kepemimpinan, manajemen strategis, perencanaan operasi militer, hingga analisis terhadap berbagai perkembangan lingkungan strategis yang memengaruhi tugas pertahanan negara.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni