RADARTUBAN - Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami penurunan signifikan dalam perdagangan Kamis (4/6). Aset kripto terbesar di dunia ini jatuh lebih dari 6 persen dan terkoreksi ke kisaran 62.750 dollar AS.
Penurunan ini terjadi seiring memburuknya sentimen pasar kripto secara global. Menurut data Yahoo Finance, tekanan jual yang masif menjadi pendorong utama pergerakan harga Bitcoin kali ini.
Salah satu faktor kunci yang memicu gelombang penjualan adalah keputusan perusahaan treasury aset digital MicroStrategy untuk menjual sebagian kepemilikan Bitcoin mereka.
Baca Juga: Harga Bitcoin Bergejolak Tajam di Tengah Konflik Iran-AS-Israel, Investor Global Mulai Waspada
Langkah ini dianggap sebagai sinyal negatif bagi pelaku pasar yang sedang menunggu tanda-tanda pemulihan.
Analis menilai fase pasar bearish mulai mendekati akhir, namun tekanan penjualan masih berlanjut, tulis laporan tersebut.
Meskipun beberapa pihak optimis bahwa permukaan terendah sudah dekat, volatilitas tinggi diperkirakan masih akan terjadi dalam waktu dekat.
Para investor harus waspada terhadap berbagai faktor makroekonomi dan keputusan strategi dari pemain besar di pasar kripto. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni