Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Warna Menguning, Puluhan Desa di Bangkalan Tolak Beras Bulog

Ika Nur Jannah • Minggu, 7 Juni 2026 | 10:41 WIB
Penolakan beras bantuan di Bangkalan Jawa Timur viral, diduga alami perubahan warna. (PINTEREST)
Penolakan beras bantuan di Bangkalan Jawa Timur viral, diduga alami perubahan warna. (PINTEREST)

RADARTUBAN - Puluhan desa di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur menolak beras bantuan pangan (Banpang) yang dikirim oleh Badan Urusan Logistik (Bulog). 

Penolakan tersebut terjadi karena kualitas beras yang dikemas 10 kilogram dinilai tidak layak oleh masyarakat.

Kepala Desa Pangeleyan, Zaiqulhak Alfarisi, menyampaikan bahwa beras Banpang dari Bulog yang akan dibagikan kepada masyarakat mengalami perubahan warna. 

Kondisi beras tersebut berwarna agak keoklat atau menguning, sehingga menyebabkan tidak hanya Desa Pangeleyan tetapi juga desa lain di Kecamatan Tanah Merah melakukan persetujuan.

Baca Juga: Dipicu Cuaca Ekstrem dan Geopolitik, Harga Beras di Kawasan Asia Melonjak hingga Level Tertinggi

Ahmad Rofi'i, pimpinan Cabang Bulog Madura, menyatakan bahwa mereka baru menyadari adanya persetujuan tersebut dan menerima laporan dari masyarakat. 

Setelah mengetahui masalah ini, menghentikannya segera melakukan penarikan beras yang dipermasalahkan dari desa-desa yang menolak.

“Kemarin kita dapat info bahwa beberapa desa menolak, dan itu bisa kami ganti,” ungkap Rofi'i.

Total beras yang dikembalikan oleh desa-desa di Kecamatan Tanah Merah mencapai 56 ton. Bulog berencana untuk berkoordinasi dengan kepala desa setempat untuk menyelesaikan masalah ini dan melakukan penggantian beras yang telah ditarik.

Sebelum melakukan penggantian, Bulog akan mengklasifikasi sampel beras untuk ditinjau lebih lanjut.

Rofi'i menegaskan bahwa kualitas beras yang ditolak desa-desa tersebut masih dalam kondisi baik, meskipun warna beras terlihat menguning.

“Kami telah berkoordinasi dan berkomitmen menarik dan mengganti beras tersebut,” tegas Rofi'i.

Penolakan beras Banpang ini terjadi saat pemerintah sedang gencar menyaluran bantuan pangan kepada masyarakat untuk menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#bulog #beras #Jawa Timur #bangkalan