RADARTUBAN - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan rencana pengurangan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan mengikuti keputusan Presiden Prabowo Subianto.
Purbaya mengaku telah mengetahui adanya wacana efisiensi anggaran program prioritas pemerintah tersebut. Namun, ia belum bersedia mengungkap besaran potensi pemangkasan anggaran MBG.
“Kami mengikuti keputusan Bapak Presiden,” ujar Purbaya.
Ia meminta masyarakat menunggu penjelasan resmi dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang terkait perkembangan rencana tersebut.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan pemerintah memang tengah menyiapkan langkah pengurangan anggaran program MBG.
Baca Juga: Batam Hentikan Operasional 53 SPPG Sementara, Terkendala Dana MBG
Menurut Prasetyo, rencana tersebut muncul setelah dilakukan evaluasi dan pembenahan tata kelola program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu.
Meski demikian, pemerintah hingga kini belum menetapkan besaran anggaran yang akan dikurangi karena masih dalam tahap penghitungan oleh Kementerian Keuangan dan Badan Gizi Nasional.
“Dari proses penataan nanti akan bisa dihitung lebih cermat berapa sebenarnya kebutuhan total anggaran Program MBG,” kata Prasetyo usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta.
Saat ini, anggaran program MBG tahun 2026 telah ditetapkan sebesar Rp 268 triliun.
Prasetyo menegaskan pemerintah telah menyepakati penataan menyeluruh program tersebut yang ditargetkan rampung dalam satu bulan ke depan.
Selain melakukan efisiensi anggaran, pemerintah juga berupaya meningkatkan jumlah penerima manfaat dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dalam dua pekan mendatang.
Dalam proses evaluasi itu, pemerintah turut melakukan penyesuaian penerima manfaat, termasuk mengurangi distribusi MBG ke sejumlah sekolah yang dinilai tidak masuk kategori prioritas berdasarkan data pemerintah.
Di sisi lain, Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang diketahui mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis sekitar pukul 14.20 WIB untuk melaporkan langsung langkah efisiensi anggaran MBG kepada Presiden Prabowo Subianto.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni