Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Presiden Setujui Anggaran Rp 100,1 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana Selama Tiga Tahun

Siti Rohmah • Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:08 WIB
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Mendagri Tito Karnavian, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Kasum TNI Letjen TNI Richard Taruli H. Tampubolon, dan anggota satgas Brigjen Pol Yoppie Indra Prasetya memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko PMK. (ANTARA)
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Mendagri Tito Karnavian, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Kasum TNI Letjen TNI Richard Taruli H. Tampubolon, dan anggota satgas Brigjen Pol Yoppie Indra Prasetya memberikan keterangan pers di Kantor Kemenko PMK. (ANTARA)

RADARTUBAN - Presiden Prabowo Subianto menyetujui alokasi anggaran pemulihan pascabencana senilai Rp 100,1 triliun untuk periode tiga tahun, yang akan disalurkan melalui 23 kementerian/lembaga utama serta 10 kementerian/lembaga pendukung.

Menteri Dalam Negeri sekaligus Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, mengatakan persetujuan tersebut telah dituangkan dalam arahan Presiden untuk mendukung percepatan pemulihan di berbagai daerah terdampak.

“Presiden sudah mengeluarkan direktif menyetujui total anggaran selama tiga tahun Rp 100,1 triliun yang terbagi menjadi tiga tahapan,” ujar Tito di Jakarta, Kamis.

Ia merinci, anggaran tersebut dibagi dalam tiga tahun pelaksanaan, yakni Rp 38,9 triliun pada 2026, Rp 32,9 triliun pada 2027, dan Rp 28,2 triliun pada 2028.

Baca Juga: Tito Karnavian Tinjau Pengungsi Bencana di Aceh Tamiang, Janjikan Penanganan Cepat

Dana itu akan dialokasikan kepada berbagai kementerian/lembaga seperti Kementerian Pekerjaan Umum, Kemendikdasmen, Kementerian Agama, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, termasuk 10 kementerian/lembaga pendukung lainnya.

Tito menyebutkan sebagian besar kementerian/lembaga telah mengajukan pencairan anggaran ke Kementerian Keuangan. Bahkan, lima di antaranya sudah menerima dana dan mulai menjalankan program rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai tugas masing-masing.

“Yang lainnya sedang berproses di Kementerian Keuangan. Kami meminta dukungan dari ketua tim pengarah, anggota pengarah untuk mempercepat proses dan juga menteri keuangan untuk mempercepat proses pengajuan tersebut,” ujarnya.

Selain pendanaan pusat, pemerintah daerah juga menerima Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp10,6 triliun untuk tiga provinsi yang menjadi fokus penanganan, sesuai arahan Presiden Prabowo.

“Rp 1,6 triliun itu untuk Aceh, kemudian untuk Sumatera Barat lebih kurang Rp 2,3 triliun, dan Rp 6,1 triliun untuk Sumatera Utara,” kata Tito. 

Ia berharap seluruh anggaran tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat pembangunan kembali infrastruktur dan fasilitas publik yang terdampak bencana.

“Kami melakukan rapat langsung di Banda Aceh dengan gubernur-gubernur dan seluruh bupati, wali kota agar anggaran ini betul-betul segera digerakkan, dimanfaatkan, untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang urgent di daerah masing-masing,” ujarnya.

Sebelumnya, Tito Karnavian juga menyampaikan bahwa progres pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera menunjukkan perkembangan positif, dengan capaian pembangunan hunian sementara (huntara) telah mencapai 97 persen.

“Beberapa hal yang positif, termasuk juga Huntara 97 persen sudah dibangun, kemarin saya pengecekan terakhir,” kata Tito di Kemenko PMK, Jakarta.

Ia menambahkan, berbagai indikator pemulihan di sektor pemerintahan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga hunian sementara menunjukkan tren perbaikan yang cukup signifikan.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#pemulihan pascabencana #tito karnavian #presiden prabowo subianto