Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dedi Mulyadi Ungkap Keyakinan PHK 2026 Bisa Diimbangi, Industri Baru Mulai Rekrut Karyawan

Ika Nur Jannah • Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:40 WIB
Gubenurt Jawa Barat, Dedy Mulyadi. (jabarprov.go.id)
Gubenurt Jawa Barat, Dedy Mulyadi. (jabarprov.go.id)

RADARTUBAN - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan keyakinannya bahwa masuknya investasi serta pertumbuhan kawasan baru dapat mengimbangi intensitas terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang diprediksi masih akan berlangsung pada tahun 2026.

Ia menyatakan bahwa lapangan kerja baru di Jawa Barat semakin meningkat seiring dengan kawasan industri yang mulai beroperasional dan membuka lowongan kerja.

Gubernur Dedi Mulyadi optimistis PHK 2026 di Jawa Barat teratasi dengan investasi masif, industri baru, dan peningkatan SDM yang menyiapkan ribuan pekerjaan.

"PHK pada tahun 2026 itu akan ada program. Kan kami rekrutmen tenaga kerja baru yang cukup tinggi. Kawasan-kawasan industri sudah mulai rekrut sekarang dan sudah mulai berjalan," ungkap Dedi Mulyadi.

Baca Juga: Dituduh Penipu oleh Korban Deepfake AI, Begini Respons Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Dengan investasi yang terus mengalir dan industri baru berkembang, Dedi percaya bahwa Jawa Barat masih memiliki potensi untuk menyerap tenaga kerja dan mengurangi dampak PHK.

"Di tahun 2027 ini banyak-banyak banget karena saya sudah tahu datanya. Ini menerima, ini sudah selesai bangunannya, ini selesai. Tinggi kok jadi investasi harus industri ke Jawa Barat juga tinggi," Imbuhnya.

"Kadang-kadang seleksi tenaga kerja itu ada dalam bentuk matematika dasar. Misalnya hitungannya 4x4, lupa, waktu menjawab itu tidak lulus. Nanti kursus-in saja," tambahnya.

Pemerintah juga akan mendorong kebutuhan industri yang dapat terhubung dengan tenaga kerja lokal. 

Dedi juga menilai bahwa jika sistemnya terbuka dan masyarakat bersedia dengan kebutuhan industri. Terpenting menyiapkan SDM nya.

"Kalau sistemnya terbuka dan masyarakat siap dengan kebutuhan industri, sebenarnya tidak ada masalah. Yang penting kita siapkan SDM-nya," Jelasnya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#lapangan kerja baru #Dedi Mulyadi #phk #gubernur jawa barat