Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Menhan Sjafrie Evaluasi Total Latsarmil Koperasi Merah Putih Usai 5 Peserta Meninggal

Ika Nur Jannah • Minggu, 28 Juni 2026 | 10:07 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin. (Dok. Tim Media Sjafrie Sjamsoeddin)
Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin. (Dok. Tim Media Sjafrie Sjamsoeddin)

RADARTUBAN - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap aspek kesehatan dalam penyelenggaraan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Evaluasi dilakukan menyusul meninggalnya lima peserta selama mengikuti pelatihan tersebut.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan, mengatakan evaluasi mencakup pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama bagi peserta yang memiliki faktor risiko.

Baca Juga: Sempat Diresmikan Prabowo, Nasib KDMP Percontohan di Tuban Dari Etalase Nasional ke Titik Nol

"Atas arahan Menteri Pertahanan, penyelenggara telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek kesehatan," kata Mayjen TNI Ketut.

Dia menjelaskan, evaluasi dilakukan melalui penyesuaian intensitas kegiatan sesuai kondisi masing-masing peserta, serta pengawasan medis di setiap satuan pendidikan.

Selain itu, penyelenggara juga meninjau ulang sistem profiling kesehatan peserta, mekanisme deteksi dini, sistem rujukan, serta pengawasan medis selama pelatihan. Langkah tersebut dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Kegiatan juga diarahkan agar lebih adaptif, edukatif dan memperhatikan kondisi psikologis peserta melalui metode pembelajaran yang membangun semangat kerja, problem solving, dan suasana yang lebih menggembirakan," katanya.

Ketut menambahkan, peserta yang mengalami gangguan kesehatan telah mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan di desa maupun satuan pendidikan sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Adapun lima peserta yang meninggal dunia selama mengikuti pelatihan, yakni:

Evaluasi ini menjadi sorotan karena pelatihan dasar militer tersebut digunakan sebagai bagian dari pembekalan calon pengelola koperasi.

Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa aspek kesehatan peserta harus mendapat perhatian lebih serius, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit atau faktor risiko tertentu.

Pemerintah kini mengarahkan agar proses seleksi peserta pelatihan tidak hanya menitikberatkan pada kesiapan fisik, tetapi juga pengawasan medis yang lebih ketat sejak awal. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Koperasi Desa Merah Putih #menteri pertahanan #KDMP