Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pemerintah Evaluasi Program Pemagangan Nasional, Akses akan Dibuat Lebih Merata

Ika Nur Jannah • Rabu, 1 Juli 2026 | 10:05 WIB
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli. (Instagram @yassierli)
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli. (Instagram @yassierli)

RADARTUBAN - Pemerintah meluncurkan Program Pemagangan Nasional dan menyiapkan sejumlah perbaikan agar akses peserta lebih merata di seluruh daerah.

Evaluasi itu dilakukan setelah pelaksanaan program sebelumnya dinilai masih mengarah pada wilayah tertentu.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menyebut pemerataan sebaran peserta menjadi salah satu fokus utama program pembenahan

"Karena itu seluruh tahapan pelaksanaan akan kami evaluasi, mulai dari proses persiapan, sistem aplikasi, hingga mekanisme pelaksanaannya agar program ini berjalan semakin baik," Kata Yassierli.

Dia mengatakan bahwa seluruh kuota sebanyak 100.000 peserta pada program pemagangan nasional angkatan 1. 

"Program angkatan pertama telah berjalan sesuai target dengan total kuota 100.000 peserta dan saat ini mereka telah diterima bekerja di perusahaan tempat pemagangan," Lanjutnya.

Baca Juga: Kabar Baik! Pemerintah Alokasikan Rp 4,2 Triliun untuk Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta

Selain pemerataan wilayah, evaluasi juga menyasar distribusi peserta berdasarkan latar belakang pendidikan. 

Sekretaris kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan selain lulusan dari perguruan tinggi pemerintah juga akan memberikan kesempatan kepada peserta dari jalur profesi disabilitas.

"Selain lulusan perguruan tinggi, pemerintah juga akan memberikan kesempatan kepada peserta dari jalur profesi serta saudara-saudara kita penyandang disabilitas untuk mengikuti program ini. Kami ingin manfaat program pemagangan nasional dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," Ungkap Teddy.

Seskab menghimbau kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan program agar segera mengambil sertifikat magangnya. 

"Sertifikat tersebut akan menjadi bukti kompetensi dan pengalaman yang sangat bermanfaat untuk pengembangan karir maupun saat melamar pekerjaan berikutnya," Pungkasnya.

Teddy mengatakan, Pemerintah menghadirkan program pemagangan nasional sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#program pemagangan nasional #evaluasi #Yassierli #menteri ketenagakerjaan