Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Harga Bahan Pokok Turun Saat MBG Libur, Pedagang Sebut Sayuran Anjlok hingga 70 Persen

Ika Nur Jannah • Kamis, 2 Juli 2026 | 09:08 WIB
Bahan pokok alami penurunan, bersamaan dengan program MBG. (pinterest.com)
Bahan pokok alami penurunan, bersamaan dengan program MBG. (pinterest.com)

RADARTUBAN - Harga bahan pokok di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. 

Komoditas yang turun meliputi sayuran, telur ayam, hingga daging ayam, bersamaan dengan program liburnya Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah.

Pedagang sayur di Pasar Wates, Amios Jalu, mengatakan hampir seluruh jenis sayuran mengalami penurunan harga sejak awal libur sekolah. Ia menyebut penurunan harga terasa hingga 70 persen.

"Turunnya bisa sampai 70 persen, terasanya sejak awal masa libur sekolah," Ungkap Jalu.

Misalnya, harga brokoli yang semula Rp 29.000 per kilogram kini turun menjadi Rp 16.000 per kilogram. 

Baca Juga: Harga Bahan Pokok di Tuban Melonjak, Bawang Merah Tembus Rp 52 Ribu per Kilogram

Sementara itu, harga kembang kol yang sebelumnya Rp 30.000 per kilogram merosot tajam menjadi Rp 5.000 per kilogram.

Harga telur ayam juga ikut melemah. Saat ini, telur dijual sekitar Rp 21.000 per kilogram, turun dari sebelumnya yang sempat berada di kisaran Rp 26.000 per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi pada daging ayam. Pedagang ayam di Pasar Wates, Ketut Ikasih, menyebut harga ayam kini berada di kisaran Rp 30.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp 35.000 per kilogram.

"Sebelumnya Rp 35.000 Per Kg,  turunnya sejak tiga hari terakhir," Kata Ketut Ikasih 

Amios Jalu menilai turunnya harga sayuran tak lepas dari penghentian sementara permintaan program MBG selama libur sekolah. Menurut dia, kondisi itu membuat harga di pasar ikut terkoreksi.

Ketut berharap harga tetapi terjangkau murah agar masyarakat nyaman untuk membelinya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#libur sekolah #Mbg #Harga Bahan Pokok