Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gaji Magang hingga Rp 6 Juta, Program Nasional Prabowo Bidik 150 Ribu Peserta pada Tahun 2026

Tulus Widodo • Kamis, 2 Juli 2026 | 12:17 WIB
Program Magang Nasional 2026 menawarkan gaji hingga Rp 6 juta per bulan
Program Magang Nasional 2026 menawarkan gaji hingga Rp 6 juta per bulan

RADARTUBAN – Di tengah persaingan mencari pekerjaan yang semakin ketat, kabar ini menjadi angin segar bagi para pencari kerja, terutama lulusan baru. 

Pemerintah resmi menetapkan besaran gaji peserta Program Magang Nasional (PMN) 2026 sebesar Rp 3,5 juta hingga Rp 6 juta per bulan, disesuaikan dengan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di wilayah penempatan.

Program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Ketenagakerjaan itu tak sekadar menawarkan pengalaman kerja, tetapi juga membuka peluang nyata untuk menjadi karyawan tetap.

Baca Juga: Kabar Baik! Pemerintah Alokasikan Rp 4,2 Triliun untuk Program Magang Nasional 2026, Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta

Target Naik Jadi 150 Ribu Peserta

Pada 2026, pemerintah menargetkan 150 ribu peserta PMN. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan target 100 ribu peserta pada 2025.

Para peserta akan menjalani program magang selama enam bulan di sekitar 8.800 perusahaan mitra, baik BUMN maupun swasta. 

Selama mengikuti program, mereka juga akan didampingi mentor agar memiliki keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Peluang Diangkat Jadi Pegawai Tetap

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan program ini mulai menunjukkan hasil positif.

"Program ini terbukti efektif karena sekitar 30 persen peserta angkatan 2025 telah direkrut menjadi pegawai tetap, sementara 30 persen lainnya masih menunggu proses rekrutmen setelah menyelesaikan masa magang," kata Teddy dilansir dari Warta Ekonomi.

Data tersebut menjadi indikator bahwa PMN bukan sekadar program pelatihan, melainkan mulai berfungsi sebagai jalur rekrutmen bagi perusahaan.

Bukan Sekadar Magang, tetapi Investasi SDM

Di tengah tingginya angka persaingan kerja, PMN menjadi strategi pemerintah untuk memperkecil kesenjangan antara kebutuhan industri dan kompetensi tenaga kerja muda.

Namun, tantangan berikutnya tidak kalah penting. Pemerintah perlu memastikan kualitas pendampingan, pemerataan kesempatan di berbagai daerah, serta pengawasan terhadap perusahaan mitra agar peserta benar-benar memperoleh pengalaman kerja yang layak, bukan sekadar menjadi tenaga kerja murah berkedok magang.

Jika kualitas pelaksanaan mampu dijaga, Program Magang Nasional berpotensi menjadi salah satu jembatan paling efektif bagi generasi muda untuk masuk ke dunia kerja formal sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#gaji magang #umk #program magang nasional #Presiden Prabowo