RADARTUBAN - Sejumlah kementerian/lembaga mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 984 triliun untuk tahun anggaran 2027.
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak akan memenuhi seluruh permintaan tersebut.
Purbaya mengatakan Kementerian Keuangan akan menilai lebih dulu usulan mana yang layak dipenuhi dan mana yang belum menjadi prioritas.
"Kita lihat mana Yang pantas, mana yang enggak. Yang jelas, kita kan ada target defisitnya berapa, selama defisit dipenuhi ya sudah, tapi rinciannya itu di atas defisit yang ada kan," Kata Purbaya.
Baca Juga: Benarkah Ada Diskon Tarif Listrik 2026? Ini Penjelasan Lengkap Menteri Keuangan Purbaya
Ia menekankan bahwa keputusan anggaran tetap harus disesuaikan dengan target defisit fiskal yang telah ditetapkan pemerintah.
"Mungkin kita lihat enggak akan sampai semuanya, Pasti enggak semuanya akan dipenuhi," Pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah sebelumnya menyebut total kebutuhan tambahan anggaran kementerian/lembaga untuk 2027 mencapai Rp 984 triliun.
Angka itu kemudian menjadi pembahasan dalam proses penyusunan postur anggaran tahun depan.
"Kami serahkan usulan dari berbagai pembahasan yang sudah disepakati antara komisi dengan mitra masing-masing," Ungkap Said Abdullah.
Dalam pernyataannya, Purbaya juga mengisyaratkan bahwa pemerintah akan memfokuskan anggaran pada pos-pos yang dinilai paling mendesak.
Dengan begitu, tidak semua kementerian/lembaga yang mengajukan tambahan dana akan mendapat persetujuan penuh. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni