Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada Aipda Yudhi yang Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Siti Rohmah • Sabtu, 4 Juli 2026 | 13:04 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Polri)
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Polri)

RADARTUBAN - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Aipda Yudhi Perdana Putra yang gugur saat menjalankan tugas dalam operasi penggerebekan terhadap terduga bandar narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, Listyo Sigit menyatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan institusi Polri atas pengabdian almarhum yang gugur ketika melaksanakan tugas negara.

"Institusi memberikan penghormatan terbaik kepada almarhum dengan menganugerahkan kenaikan pangkat luar biasa," ujar Kapolri.

Baca Juga: Kronologi Penangkapan Buronan Narkoba Internasional di Bali, Sembunyi di Toilet Jet Pribadi

Selain itu, Kapolri menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum atas kehilangan yang dialami.

"Atas nama institusi Polri, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya anggota saat menjalankan tugas. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," katanya.

Kapolri juga menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian untuk terus memperkuat upaya pemberantasan peredaran narkotika yang dinilai menjadi ancaman serius bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia menegaskan aparat harus bertindak tegas dan terukur terhadap para bandar narkoba yang melakukan perlawanan saat proses penegakan hukum, terutama apabila tindakan tersebut membahayakan keselamatan petugas maupun masyarakat.

Menurutnya, peredaran narkotika merupakan ancaman besar bagi masa depan bangsa sehingga harus diberantas secara konsisten demi melindungi generasi penerus, terlebih di tengah momentum bonus demografi Indonesia.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/7) saat tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan menggelar operasi penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono menjelaskan operasi semula berjalan sesuai rencana dan petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku.

Namun, situasi berubah ketika sejumlah anggota keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan berlangsung.

Menurut Dodik, perlawanan tersebut memicu kedatangan warga lainnya ke lokasi sehingga kondisi menjadi tidak kondusif. Personel kepolisian kemudian berupaya menyelamatkan diri sekaligus mengendalikan situasi yang semakin memanas.

Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas sebagai anggota Satresnarkoba Polres Katingan.

Sementara itu, dua personel kepolisian lainnya hingga kini masih dinyatakan belum ditemukan. Tim gabungan terus melakukan pencarian dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian, termasuk aliran sungai di sekitar wilayah operasi.

"Saat ini seluruh upaya kami difokuskan untuk menemukan dua anggota yang masih belum diketahui keberadaannya," kata AKBP Dodik Hartono.(*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Aipda Yudhi Perdana Putra #kenaikan pangkat luar biasa #kapolri #kalimantan tengah #Bandar Narkoba