RADARTUBAN - Pembalap muda Indonesia, Veda Pratama, mengawali akhir pekan Moto3 Grand Prix Jerman dengan penampilan yang mencuri perhatian.
Tampil bersama Honda, Veda sukses menjadi pembalap tercepat pada sesi latihan resmi di Sirkuit Sachsenring, Jumat waktu setempat.
Hasil tersebut bukan sekadar catatan waktu terbaik, tetapi juga menjadi sinyal bahwa pembalap Merah Putih mulai tampil sebagai ancaman serius bagi para pesaingnya di kelas Moto3.
Catatan Waktu Terbaik di Sachsenring
Berdasarkan data yang ditayangkan MotoGP Weekend, Veda Pratama menutup sesi latihan di posisi pertama dengan torehan waktu 1 menit 25,848 detik.
Catatan itu membuat Veda unggul tipis atas Joel Esteban yang mencatatkan waktu 1:25,856. Sementara Eddie O'Shea melengkapi tiga besar dengan waktu 1:25,883.
Modal Besar Menuju Kualifikasi
Menjadi yang tercepat di sesi latihan memang belum menentukan hasil balapan.
Namun, performa tersebut menjadi modal psikologis yang sangat penting menjelang sesi kualifikasi dan balapan utama.
Kecepatan Veda menunjukkan bahwa ia mampu beradaptasi dengan karakter teknis Sachsenring yang dikenal memiliki banyak tikungan sempit dan menuntut presisi tinggi.
Konsistensi ritme balap serta keberanian saat menyerang tikungan menjadi salah satu kekuatan yang terlihat sepanjang sesi latihan.
Harapan Indonesia Kian Membesar
Penampilan impresif ini kembali membangkitkan optimisme publik Indonesia.
Setelah menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa seri terakhir, Veda kini membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar peserta pelengkap di Moto3, melainkan pembalap yang mampu bersaing di barisan terdepan.
Jika mampu mempertahankan performa tersebut hingga kualifikasi dan balapan, Veda Pratama berpeluang mencatatkan hasil besar sekaligus mengharumkan nama Indonesia di panggung balap motor dunia. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni