RADARTUBAN - Sebanyak 27 orang dilaporkan tewas dan 63 lainnya mengalami luka-luka akibat kebakaran hebat yang menghanguskan sebuah bar populer di kawasan bangkok Utara, Thailand, pada Senin (13/7) dini hari.
Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, mengkonfirmasi bahwa sejauh ini petugas telah mengevakuasi 27 korban jiwa dari lokasi kejadian.
"Dua puluh tujuh jenazah telah dievakuasi, jasad-jasad tak bernyawa," Ujar perdana menteri, Anutin.
Ia menambahkan, sejumlah korban luka juga telah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Pihak berwenang saat ini masih terus memantau dan membersihkan kondisi para korban selamat yang telah menjalani perawatan medis.
Baca Juga: Dua Bulan Menanti Tanpa Kepastian, Korban Kebakaran Pasar Baru Tuban Tagih Janji Tenda Darurat
Berdasarkan keterangan Autin, seorang musisi yang tengah menghibur pengunjung bar sempat melihat kepulan asap keluar dari saklar listrik di dekat panggung.
"Banyak dari mereka tidak dapat keluar karena mereka pergi ke bagian belakang gedung dan mencoba bersembunyi dari asap dan api ke toilet, dan di situlah kami menemukan sebagian besar korban," Jelasnya.
Hingga saat ini, otoritas setempat masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran di Bar Na Ladprao, sebuah restoran sekaligus tempat hiburan populer di Bangka Utara.
Sementara itu, rekaman video dari petugas tanggap darurat yang berada di media sosial memperlihatkan konaran api besar disertai asap yang keluar dari pintu depan bangunan tersebut
Melansir Reuters, Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt menyatakan bahwa 22 dari 63 korban luka yang menjalani perawatan di rumah sakit saat ini berada dalam kondisi kritis
Hingga dini hari, petugas penyelamat masih ter siaga di lokasi kejadian untuk proses evakuasi jenazah. Bersamaan dengan itu, tim forensik Mulai mengumpulkan bukti-bukti guna membantu proses identifikasi para korban. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni