RADARTUBAN - Delapan pimpinan tinggi Pratama (Eselon II) resmi dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution di Ruang Raja Inal Siregar, kantor Gubernur Sumut, Pada Senin (13/7).
Saat memberikan sambutan, Bobby mengingatkan agar seluruh pejabat baru tersebut bekerja secara optimal serta menjauhi segala bentuk praktik korupsi maupun pungutan liar (Pungli).
"Jangan ada kegiatan kutip mengutip, pungli, korupsi, di OPD-nya masing-masing, apapun itu," kata Bobby.
Ia menekankan tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi praktik tersebut.
Baca Juga: Usai Hapus Retribusi, Bobby Nasution Bangun Dua Akses Baru ke Wisata Air Panas Sidebuk-debuk Karo
Selain itu, Bobby menegaskan para pejabat baru agar tetap Teguh dan tidak tergampang terhadap oleh oknum yang mencoba memanfaatkan nama dirinya, pihak keluarga, maupun Tim sukses untuk kepentingan tertentu.
"Ada yang bawa nama kami, tim sukses, keluarga,. Tolong benteni diri kalian sendiri, kalau tidak membentengi sendiri siapa lagi Yang membentengi," ujarnya.
Bobby berpesan kepada Chusnul Fanany Sitorus yang baru saja mengambil sumpah jabatan sebagai kepala Badan kepegawaian.
Dia meminta Chusnul menjamin sistem birokrasi di lingkungan pemroh Sumut steril dari praktek punglidan jual beli jabatan di lingkungan Pemprov Sumut.
"Tolong pastikan baik di tingkat eselon II, eselon lll maupun OPD-nya masing-masing tidak ada lagi kegiatan putih mengutip jabatan apapun, tolong bekerja sama dengan BPSDM," Jelasnya.
Bobby turut memetakan bahwa beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang pimpinannya baru dilantik memegang peran strategis.
Sektor-sektor seperti Dinas koperasi dan UKM, dinas sosial, serta dinas kelautan dan perikanan dinilai bersentuhan langsung dengan hidup warga dan mampu menjadi motor bergerak ekonomi.
Ia pun menginstruksikan agar jajarannya merumuskan program kerja yang fokus pada stimulasi pertemuan ekonomi, penciptaan nilai tambah, serta bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Bangun program yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan nilai tambah dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mendorong seluruh OPD agar tidak berhenti berinovasi dan gencar melakukan transformasi digital lewat pemanfaatan teknologi demi mendongkrak mutu pelayanan publik.
Sementara itu, delapan jajaran Penjabat eselon ll yang resmi menduduki posisi baru tersebut meliputi:
1. Chusnul Fanany Sitorus (Kepala Badan kepegawaian.
2. Ilyan Chandra (Kepala Dinas ketenagakerjaan).
3. Yuliani Siregar (Kepala Dinas koperasi dan UKM).
4. Perlindungan Pane (staf ahli bidang ekonomi, keuangan, pembangunan, aset, dan sumber daya alam).
5. Ady Putra Parlaungan (Kepala Dinas Sosial).
6. Sabar Jaya (Kepala Dinas kelautan dan perikanan).
7. Abu Kosim (Kepala biro pemerintah dan otonomi daerah).
8. Ade Sofianita (Kepala biro kesejahteraan Rakyat).
Dalam Unggahan Instagram miliknya, ia berpesan kepada pejabat pimpinan tinggi Pratama di lingkungan pemerintah agar menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya.
"Pesan saya kepada pejabat pimpinan tinggi Pratama di lingkungan pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang baru dilantik, jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Pastikan program-program PHTC dan PSD yang telah kita tetapkan berjalan optimal dan benda-benda dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," Tulis Bobby dalam Unggahanha.
Ia kembali menekankan Jangan beri ruang bagi pungli dan korupsi. Mari bekerja dengan integritas untuk mewujudkan Sumatera Utara yang lebih maju dan masyarakat yang semakin sejahtera. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni