RADARTUBAN - Presiden Prabowo Subianto meminta aparat negara melakukan introspeksi dalam menjalankan tugas, termasuk jajaran birokrasi, TNI, Polri, dan kejaksaan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan komunikasi pemerintah (BAKOM) RI, M Qodari, menyatakan bahwa presiden berkomitmen penuh menjalankan pemberantasan korupsi secara konsisten
Qodari menyampaikan penegasan presiden Prabowo, Ia mengingatkan seluruh aparatur negara agar menyadari perannya sebagai pelayan rakyat yang wajib bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjaga amanah tersebut.
"Seluruh aparat negara harus menyadari bahwa mereka adalah pelayan rakyat yang diberi amanah untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab. Beliau presiden Prabowo menegaskan bahwa setiap operator negara harus menjaga integritas dan tidak menghianati amanah yang telah diberikan oleh rakyat," Kata Qodari.
Baca Juga: WFH ASN Dinas Pendidikan Jatim Berlaku Terbatas, Disiplin Kinerja Jadi Taruhan Utama Aparatur
Pemerintah juga menyatakan sikap menghormati langkah aparat penegak hukum dalam mengusut berbagai kasus yang tengah menyita perhatian masyarakat.
Ia menegaskan bahwa penegakan hukum wajib berjalan adil tanpa memandang jabatan, kedudukan, pangkat, ataupun kekuasaan seseorang.
"Penegakan hukum harus berlangsung secara adil, tanpa membedakan jabatan, kedudukan, pangkat, ataupun kekuasaan," ujar Qodari
Qodari memastikan tidak akan ada perlakuan istimewa Bagi siapapun di mata hukum.
"Tidak boleh ada pihak yang memperoleh perlakuan istimewa dihadapan hukum," Tambahnya.
Lebih lanjut, Qodari meyakini seluruh proses hukum telah memiliki mekanisme tersendiri yang harus berjalan profesional dan berlandaskan aturan hukumnya berlaku.
Kepala Bakom RI juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas, stabilitas, dan persatuan di tengah berbagai dinamika yang ada. Menurutnya persatuan merupakan modal utama bangsa dalam menghadapi tantangan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni