RADARTUBAN – Persaingan bisnis ojek online di Indonesia semakin padat.
Sejumlah pemain baru terus bermunculan menawarkan tarif murah, layanan inovatif, hingga strategi agresif demi merebut pelanggan. Namun hingga 2026, peta kekuatan industri ternyata belum banyak berubah.
Dua raksasa, Gojek dan Grab, masih menjadi penguasa utama pasar transportasi daring Indonesia.
Berdasarkan berbagai laporan industri, keduanya mengendalikan lebih dari 80 persen pangsa pasar, meninggalkan para pesaing dengan jarak yang cukup lebar.
Gojek Masih Bertahan di Posisi Teratas
Gojek menempati posisi pertama sebagai platform ojek online terbesar di Indonesia.
Perusahaan yang kini menjadi bagian dari GoTo Group ini didirikan oleh Nadiem Makarim pada 2010.
Berawal dari layanan call center dengan sekitar 20 pengemudi di Jakarta, Gojek berkembang menjadi ekosistem digital yang mencakup transportasi, pesan-antar makanan, pembayaran digital, hingga berbagai layanan keuangan.
Di posisi kedua terdapat Grab, perusahaan yang didirikan Anthony Tan dan Tan Hooi Ling.
Meski awalnya lahir di Malaysia dan kini berkantor pusat di Singapura, Grab tetap menjadi pesaing terkuat Gojek di Indonesia.
Pendatang Baru Terus Menekan
Persaingan berikutnya diisi oleh Maxim, inDrive, MyBluebird, ShopeeFood, Lalamove, Deliveree, Borzo, hingga Anterin.
Masing-masing membawa keunggulan berbeda, mulai dari layanan logistik, pengiriman barang instan, hingga sistem negosiasi tarif yang menjadi ciri khas beberapa platform.
Meski demikian, tantangan terbesar mereka bukan sekadar menghadirkan tarif murah, melainkan membangun ekosistem digital yang mampu membuat pengguna bertahan dalam jangka panjang.
Persaingan Kini Bukan Lagi Sekadar Antar Ojek Online
Industri transportasi digital telah berubah menjadi persaingan ekosistem. Aplikasi tidak lagi hanya menawarkan layanan antar-jemput penumpang, tetapi juga merambah pembayaran digital, pengiriman makanan, logistik, hingga layanan keuangan.
Inovasi teknologi menjadi kunci utama. Perusahaan yang mampu menghadirkan layanan terintegrasi, memperluas jaringan mitra, dan menjaga loyalitas pengguna diperkirakan akan tetap memimpin pasar dalam beberapa tahun ke depan. (*)
Daftar 10 ojek online terbesar di Indonesia 2026:
1. Gojek
2. Grab
3. Maxim
4. inDrive
5. MyBluebird
6. ShopeeFood
7. Lalamove
8. Deliveree
9. Borzo
10. Anterin
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni