Demi Nonton Piala Dunia, Pasien Puskesmas di Polman Sulbar Kabur Bawa Infus

Ika Nur Jannah • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 08:09 WIB
Ilustrasi pasien puskesmas. (pinterest.com)
Ilustrasi pasien puskesmas. (pinterest.com)

RADARTUBAN - Pertandingan Sepak Bola menjadi salah satu ajang kompetensi yang mampu menyita perhatian besar, bahkan hingga membuat seorang pasien di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, nekat melarikan diri dari tempat perawatan.  

Seorang pasien berinisial W (42) tersebut kabur dari Puskesmas Pambusuang, dengan kondisi jarum infus masih melekat di tangannya demi menyaksikan laga semifinal piala dunia antara Timnas Argentina vs Inggris. 

Kepala Puskesmas Pambusuang, dr A Vita, mengungkapkan insiden itu terjadi pada Rabu (15/7) malam sekitar pukul 21.00 Wita. 

Saat tenaga medis hendak mengantarkan obat ke ruang pasien diketahui tidak berada di ruangan perawatan. 

Baca Juga: FIFA Bisa Tambah Jeda di Final Piala Dunia 2026 Akibat Kualitas Udara Buruk di New York

"Sekitar jam 9 malam keluarganya cari dan perawat juga mau pemberian obat. Dikiranya ada di toilet setelah dicari tidak ada," Kata Dr. Vita.

Dokter Vita menambahkan bahwa pasien melarikan diri ke rumahnya dengan cara berjalan kaki dengan infus masih terpasang di tangannya dan terbungkus sarung saat ia meninggalkan fasilitas kesehatan tersebut.

Vita menjelaskan bahwa W mengira laga antara timnas Argentina melawan Inggris berlangsung pada Rabu malam, padahal pertandingan Messi Cs baru digelar pada kamis dini hari Wita. 

Berdasarkan laporan dari temanya yang berjaga saat kejadian tersebut, pasien tersebut terburu-buru kabur karena mengira jadwal sepak bola mulai lebih awal dari waktu sebenarnya. 

"Info dari teman begitu karena bukan saya yang jaga saat itu. Dia pikir mainnya di awal waktu ternyata subuh," tuturnya.

Setelah sempat menghilang, dan mengetahui jadwal tanding Argentina di waktu subuh, W akhirnya kembali ke puskesmas dengan dijemput petugas perawat dan kembali ke puskesmas sekitar pukul 23.00 Wita.

Menurut Vita, pasien itu masuk puskesmas karena diare. Setelah kondisinya membaik, pasien itu kemudian diperbolehkan pulang pada kamis (16/7).  (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Polewali Mandar Timnas Argentina vs Inggris piala dunia pasien sulawesi barat