Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Prabowo Tegaskan Petani Berhak Untung, Respons Kritik Soal Harga Beras Jadi Sorotan

Ika Nur Jannah • Minggu, 19 Juli 2026 | 10:05 WIB
Presiden memimpin panen raya serentak di 43 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. (instagram.com/prabowo)
Presiden memimpin panen raya serentak di 43 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. (instagram.com/prabowo)

RADARTUBAN - Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa petani berhak memperoleh penghasilan tinggi. Ia bahkan menyindir pihak yang tak setuju dengan hal itu untuk menanam padi sendiri.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam acara panen raya bersama TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7). 

Dalam sambutannya, Prabowo menanggapi kritik soal harga beras yang dinilai terlalu mahal.

"Yang mengatakan beras terlalu mahal, suruh ikut kau tanam beras," ujar Prabowo. 

Ia menekankan kembali, jika petani beras tidak boleh mendapat penghasilan tinggi, maka pihak yang menolak itu dipersilakan menanam padi sendiri.

"Kalau kalau petani beras enggak boleh dapat penghasilannya tinggi, Ya suruh mereka tanam padi sendiri itu, Uenak aja," kata Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Minta Aparat Introspeksi, Kepala Bakom:  Tak Ada Perlakuan Istimewa di Hadapan Hukum

Prabowo mengatakan, TNI akan menyiapkan lahan bagi mereka yang ingin mencoba menanam padi. 

Di hadapan para petani yang menyambutnya dengan antusias, presiden Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih dan menegaskan bahwa petani serta nelayan Indonesia adalah pahlawan yang sebenarnya karena telah menghasilkan pangan untuk seluruh masyarakat. 

"Terimakasih petani, Nelayan Indonesia! kau adalah pahlawan yang sebenarnya! Kau menghasilkan pangan untuk kita semua," Tegasnya.

Presiden secara resmi membuka pelaksanaan panen raya serentak bersama TNI pada Jumat (17/7). (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
menanam pdi harga beras presiden prabowo subianto petani